Kamis, 18 September 2008

Faktor Risiko Stroke Terkini

LITERATUR www.strokebethesda.com1

Penggolongan faktor risiko stroke didasarkan pada dapat atau tidaknya resiko tersebut ditanggulangi / diubah : I.Faktor resiko yang tak dapat diubah atau dicegah/dimodifikasi II.Faktor resiko yang dapat dimodifikasi III.Faktor resiko yang sangat dapat dimodifikasi Pengenalan faktor‐faktor resiko ini penting, karena banyak pasien mempunyai faktor resiko lebih dari 1 (satu) faktor atau bahkan kadang‐kadang faktor resiko ini diabaikan. Setelah mengetahui maka perlu dikenal juga bagaimana cara pengatasan atau penghindaran faktor‐faktor resiko dan cara‐cara pemeriksaan faktor. I. Faktor resiko yang tak dapat diubah 1. Umur Kemunduran sistem pembuluh darah meningkat seiring dengan bertambahnya usia hingga makin bertambah usia makin tinggi kemungkinan mendapat stroke. Dalam statistik faktor ini menjadi 2 x lipat setelah usia 55 tahun. 2. Jenis. Stroke diketahui lebih banyak laki‐laki dibanding perempuan. Kecuali umur 35 – 44 tahun dan diatas 85 tahun, lebih banyak diderita perempuan. Hal ini diperkirakan karena pemakaian obat‐obat kontrasepsi dan usia harapan hidup perempuan yang lebih tinggi dibanding laki‐laki. 3. Berat Lahir Yang Rendah Statistik di Inggris memungkinkan orang dengan berat bayi lahir rendah menunjukkan angka kematian yang lebih tinggi dibanding orang yang lahir dengan berat normal. Namun apa hubungan antara keduanya belum diketahui secara pasti. 4. Ras Penduduk Afrika ‐ Amerika dan Hispanic ‐ Amerika berpotensi stroke lebih tinggi dibanding Eropa ‐ Amerika. Pada penelitian penyakit artherosklerosis terlihat bahwa
penduduk kulit hitam mendapat serangan stroke 38 % lebih tinggi dibanding kulit putih. 5. Faktor Keturunan Adanya riwayat stroke pada orang tua menaikkan faktor resiko stroke. Hal ini diperkirakan melalui beberapa mekanisme antara lain : a. Faktor genetik b. Faktor life style c. Penyakit‐penyakit yang ditemukan d. Interaksi antara yang tersebut diatas 6. Kelainan Pembuluh Darah Bawaan : sering tak diketahui sebelum terjadi stroke II. Faktor Resiko Yang Dapat Diubah Banyak data menunjukkan bahwa penderita stroke yang pertama kali menunjukkan bahwa penderita stroke yang pertama kali menunjukkan angka penurunan terjadinya stroke setelah penanggulangan faktor resikonya, terutama pengatasan faktor resiko artherosklerosis. a. Hypertensi/tekanan darah tinggi Makin tinggi tensi darah makin tinggi kemungkinan terjadinya stroke, baik perdarahan maupun bukan. b. Merokok Penelitian menunjukkan bahwa merokok merupakan faktor resiko terjadinya stroke, terutama dalam kombinasi dengan faktor resiko yang lain misal pada kombinasi merokok dan pemakaian obat kontrasepsi . Hal ini juga ditunjukkan pada perokok pasif. Merokok meningkatkan terjadinya thombus, karena terjadinya artherosklerosis. c. Diabetes Penderita diabetes cenderung menderita artherosklerosis dan meningkat kan terjadinya hypertensi, kegemukan dan kenaikan lemak darah. Kombinasi hypertensi dan diabetes sangat menaikkan komplikasi diabetes termasuk stroke. Pengendalian diabetes sangat menurunkan terjadinya stroke. d. Penyakit Jantung/Atrial Fibrilation
--------------------------------------------------------------------------------
Penderita penyakit katub jantung dengan atau tanpa atrium fibrilasi membutuhkan obat pengencer darah. Atrium fibrilasi apapun penyebabnya dapat menyebabkan terjadinya emboli/jendalan darah yang memicu terjadinya suatu stroke e. Kenaikan kadar cholesterol/lemak darah Penelitian menunjukkan angka stroke meningkat pada pasien dengan kadar cholesterol diatas 240 mg % Setiap kenaikan 38,7 mg % menaikkan angka stroke 25 %. Sedangkan kenaikan HDL 1 m mol (38,7 mg %) menurunkan terjadinya stroke setinggi 47 %. Demikian juga kenaikan trigliserid menaikkan jumlah terjadinya stroke. Pemberian obat‐obat anti cholesterol jenis statin sangat menurunkan terjadinya stroke. f. Penyempitan Pembuluh darah Carotis Pembuluh darah carotis berasal dari pembuluh darah jantung yang menuju ke otak dan dapat diraba pada leher. Penyempitan pembuluh darah ini kadang‐kadang tak menimbulkan gejala dan hanya diketahui dengan pemeriksaan. Penyempitan > 50 % ditemukan pada 7 % pasien laki‐laki dan 5 % pada perempuan pada umur diatas 65 tahun. Pemberian obat‐obat aspirin dapat mengurangi incidence terjadinya stroke, namun pada beberapa pasien dianjurkan dikerjakan carotid endarterectomy. g. Gejala Sickle cel Penyakit ini diturunkan, kadang‐kadang tanpa gejala apapun. Beberapa menunjukkan gejala anemia hemolytic dengan episode nyeri pada aanggota badan, penyumbatan‐penyumbatan pembuluh darah termasuk stroke. h. Penggunaan terapi sulih hormon. Penggunaan terapi sulih hormon dianjurkan untuk mencegah terjadinya stroke dan penyakit jantung vaskuler, namun pada beberapa penelitian pada pemakaian 6 bulan berturut‐turut meningkatkan terjadinya stroke pada pemakaian restradol. Pemakaian sulih hormon untuk mencegah stroke tidak dianjurkan. i. Diet dan Nutrisi Asupan makanan yang mengandung banyak sayur dan buah mengurangi terjadinya stroke. Pemakaian garam dapur berlebihan meningkatkan terjadianya stroke. Mungkin ini dikaitkan dengan terjadinya kenaikan tensi.
--------------------------------------------------------------------------------
Latihan fisik Kegiatan fisik yang teratur dapat mengurangi terjadinya stroke (≥ 30 menit gerakan moderate tiap hari) k. Kegemukan -BMI (Body Mass Index) yaitu BB (kg) = TB (m) > 25 – 29,9 dikategorikan berat berlebih (over weight). Sedang > 30 dikategorikan obesitas -Central Obesitas/Gemuk perut Dihitung jika lingkar perut > 102 cm pad alaki‐laki dan > 88 cm pada perempuan. Kegemukan meningkatkan terjadnya stroke, baik jenis penyumbatan ataupun perdarahan. Penurunan berat badan akan menurunkan juga tekanan darah III. Faktor Resiko Yang Sangat Dapat Diubah a. Metabolik Sindrom Dikatakan metabolik sindrom jika terdapat 3 atau lebih gejala‐gejala sebagai berikut: 1. Gemuk perut 2. Trigliceride > 150 mg % 3. HDL < 40 mg % 4. Tensi ≥ 130 / ≥85 mm Hg 5. Gula puasa ≥ 110 mg % Perubahan gaya hidup, pola makan, penurunan BB dan diet seimbang akan menurunkan terjadinya stroke. b. Pemakaian alkohol berlebihan Pemakaian alkohol berlebihan memicu terjadinya stroke. Pemakaian jumlah sedikit dapat menaikkan HDL cholesterol dan mengurangi perlengketan trombosit dan menurunkan kadar fibrinogen. Alkohol berlebihan akan menyebabkan peningkatan tensi darah, darah gampang menjendal, penurunan aliran darah dan juga atrium fibrilasi. c. Drug Abuse/narkoba Pemakaian obat‐obat terlarang seperti cocain, auphetamine, heroin dsb meningkatkan terjadinya stroke. Obat‐obat ini dapat mempengaruhi tensi darah secara tiba‐tiba, menyebabkan terjadinya emboli, karena adanya endocarditis dan menaikkan kekentalan darah dan perlengketan thrombosit. d. Pemakaian obat‐obat kontrasepsi (OC) Resiko stroke meningkat jika memakai OC dengan dosis obstradial ≥ 50 ug. Umumnya resiko stroke terjadi jika pemakaian ini dikombinasi dengan adanya usia > 35 tahun, perokok, hipertensi, diabetes dan migrain. e. Gangguan Pola Tidur Penelitian membuktikan bahwa tidur ngorok meningkatkan terjadinya stroke. Pola tidur ngorok sering disertai apneu (henti nafas) tidak hanya berpotensi menyebabkan stroke tapi juga gangguan jantung. Hal ini disebabkan penurunan aliran darah ke otak, kenaikan tensi dsb. Pengobatan dilakukan dengan pemeriksaan yang cermat dengan mencari penyebabnya. f. Kenaikan homocystein Homocystein adalah sulpenydril yang mengandung asam amino dan diet yang mengandung methirin. Kenaikan homocystein meningkatkan artheriosclerosis. Diet kaya sayur dan buah akan menurunkan homocystein. g. Kenaikan lipoprotein (a) Lipid protein komplex yang meningkat merupakan resiko terjadinya penyakit jantung dan stroke. Lp (a) merupakan partikel dari LDL dan peningkatannya akan meningkatkan terjadinya thrombosis dengan mekanisme menghambat plasminogen aktivator. Pengobatan dengan niacin akan menurunkan lp (a) h. Hypercoagubility Ada kecenderungan darah mudah menggumpal di karenakan adanya autiphospolipid antibody. Test dapat dikerjakan dengan pemeriksaan anti crdiolipin antibody dan anticoagulant lypus. i. Peradangan Infeksi dan peradangan pembuluh darah antara lain TBC, syphilis, AIDS, Cacing dapat memicu terjadinya stroke. Kebersihan dan pola hidup sehat diperlukan untuk mencegahnya Pengenalan faktor resiko stroke dan penanganannya akan sangat menurunkan terjadinya stroke. Stroke terjadi setelah kumulasi faktor‐faktor risiko dalam jangka waktu lama. Karenanya pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin. Kepustakaan Premiary Prevention Of Stroke, AHA/ASA Guideline, Stroke, June 2006 (1583‐1633)

Khasiat Tanaman

Lempuyang Emprit = Zingiber Amaricans

Kandungan senyawa :
Minyak Atsiri = Sekuiterpenketon (u/ turunkan panas)

umumnya yg digunakan adl : rimpangnya (warnanya putih kekuningan, rasanya pahit)

Kunyit = Curcuma Longa

Kandungan senyawa :
Minyak Atsiri, Curcumin, turmeron & Zingiberen yg berfgs sbg anti-bakteri, anti-oksidan & anti-inflamasi (anti-radang).

Selain sbg penurun panas, campuran ini jg dpt meningkatkan daya tahan tubuh.
Umumnya yg digunakan adl : rimpangnya, (warnanya pranye)

Sambiloto = Andrographis Paniculata

Seluruh bagian tanamannya dpt digunakan (daun & batang)

Kandungan senyawa :
Andrografolid Lactones (zat pahit), diterpene, glucosides & flavonoid yg dpt menurunkan panas, mineral (K, Ca, Na)
Andrografolid : u menurunkan gula darah

Penelitian di Thailand bhw : 6 gr sambiloto sama efektifnya dgn parasetamol.

Khasiat :
Atasi kencing-manis, meningkatkan kekebalan tubuh, atasi hepatitis, disentri, flu, demam, radang amandel, radang ginjal, paru, bronchitis, atasi kanker, TBC, hypertensi, kusta, keracunan, kencing nanah, kencing manis.

Pegagan = Centella Asiatica L. = Daun Kaki Kuda

Tumguh liar dipadang rumput, tepi selokan, sawah atau ditanam sbg penutup tanah, sbg tanaman sayur, merayap menutupi tanah, daun warna hijau berbentuk spt kipas ginjal.
Hidup ditanah yg agak lembab, cukup sinar matahari atau agak terlindung.
Dapat ditemukan didataran rendah sampai daerah dgn ketinggian 2.5 m dpl.

Kandungan senyawa :
Triterpenoid, saponin, Hydrocotyline & Vellarine.

Kandungan Kimia :
Asam Asiatat, B-Karioneta, B-Kariofilen, B-Elemena, B-Farnesen, B-Sitosterol, Brahminosida, Asam Brahmat, Brahmosida, Asam Sentelat, Asam Sentolat, Asam Elaiodat, Iso-Tankunisida.

Manfaat : utk penurun panas, re-vitalisasi tubuh & pembuluh darah, memperkuat struktur jaringan tubuh, radang hati disertai kuning.
Pegagan bersifat menyejukkan/mendinginkan, menambah tenaga & menimbulkan selera makan.
Digunakan u memperlancar aliran darah ke otak (makanan otak), shg tajam berfikir & meningkatkan saraf memory otak.

Daun :
Re-Vitalisasi sel & pembuluh darah, anti-infeksi, anti-bakteri, menurunkan panas & demam, diuretic, pembengkakan hati, meningkatkan kesuburan wanita, mengurangi gejala asma, mengobati hipotensi.

Herba :
Radang hati disertai kuning, campak, demam, sakit tenggorokan, asma, bronchitis, radang pleura, radang mata merah, keputihan, infeksi, batu saluran kencing, tekanan darah tinggi/hipertensi, rheumatism, pendarahan (muntah darah, batuk darah, mimisan, kencing darah), wasir, sakit perut, disentri, cacingan, tdk nafsu makan, lepra, TBC, keracunan makanan (jengkol, udang, kepiting), keracunan bhn kimia/obat2an.

Temulawak = Curcuma Xanthorhiza Roxb

Tumguh liar dihutan jati & padang alang2, biasa terdpt ditempat terbuka yg terkena sinar matahari & tumbuh didataran rendah sampai dataran tinggi.
Hasil maximal baiknya ditanam pd ketinggian 200-600 m dpl.

Penampilan mirip temu putih, hanya warna bunga & rimpangnya berbeda.
Bunga temulawak berwarna putih kuning atau kuning muda, sdgkan temu-putih berwarna putih dgn tepi merah.
Rimpang temulawak berwarna jingga kecoklatan, sdgkan rimpang bagian dalam temu-putih berwarna kuning muda.

Temulawak memiliki zat aktif : Germacrene, Xanthor-rhizol, Alpha-Betha-Curcumena, dll.

Manfaat :
Sbg anti-inflamasi (anti-radang), anti-biotik, meningkatkan produksi & sekresi empedu, segarkan badan.
Sejak dulu digunakan sbg : obat penurun panas, merangsang nafsu makan, mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung & pegal2.

Kegunaan :
Menurunkan kolesterol, panas badan, sakit kuning, radang ginjal, radang kronis, kandung empedu, mencegah peny. Hati, menghilangkan rasa nyeri, menyegarkan badan, perut kembung, sembelit, diare, mengurangi rasa nyeri sendi, pegal linu, rematik, menambah ASI, memulihkan kesehatan stl melahirkan, haid tdk lancer, wasir, tonikum & anti-bakteri.

Temu Putih = Curcuma Zedoaria

Tumbuh ditanah yg gembur, subur, mengandung bhn organic yg tinggi, drainase yg baik.
Temu putih dpt tumbuh pd ketinggian 250-1000 m dpl.

Kandungan Kimia :
Ribosome Inacting Protein (RIP), Zat Anti-oksidan.

Kegunaan :
Nyeri waktu haid, tdk datang haid, pembersih darah stl melahirkan, memulihkan gangguan pencernaan makanan, sakit perut, rasa penuh & sakit didada, limpa, anti-kanker, atasi kista, masalah pada perut.

Bawang Merah = Allium Cepa L.

Kandungan senyawa :
Minyak Atsiri, Sikloaliin, Metilaliin, Kaemferol, Kuersetin & Floroglusin.

Daun Kembang Sepatu = Hibiscus Rosa Sinensis

Selain daun kembang sepatu, dpt jg digunakan daun sirih atau daun kapuk.

Kembang sepatu mengandung : Flavonoida, Saponin & Polifenol.
Daun Sirih mengandung : Flavonoida, Saponin, Polifenol & Minyak Atsiri.
Daun Kapuk mengandung : Flavonoida, Saponin & Tanin.

Bawang Putih = Garlic = Allium Sativum

Terbuat dr suing bwg-pth pilihan mjd serbuk kering bwg-pth.

Khasiat :
Menurunkan kadar lemak darah shg mengurangi resiko peny jantung, menurunkan hypertensi, meningkatkan daya tahan tubuh, menormalkan sirkulasi & kolesterol darah, menormalkan penglihatan rabun dekat, memperbaiki sys pencernaan, mengurangi gejala rematik, atasi kesemutan, de-toxifikasi racun & efektif sbg anti-biotik, anti-bakteri, anti-jamur & keputihan.

Kontra :
Tdk dianjurkan untuk darah rendah & pasien alergi terhadap bawang putih & tukak lambung.

Side efek : gangguan lambung

Kolesterol : Salah satu jenis lemak yg dibuat di hati & ditemukan pada makanan hewani.
Kolesterol diperlukan oleh fungsi tubuh yg penting untuk : Membangun dinding sel, lindungi jaringan saraf, membuat hormone.
Bila kelebihan kolesterol akan berdampak negative.

Type kolesterol :
k. Baik = HDL = High Density Lipo-protein : HDL dlm jml tinggi diperlukan u angkut LDL dr darah -> back ke hati u dihancurkan
k. Jahat/Buruk = LDL = Low Density Lipo-protein :Kadar LDL yg tinggi sebabkan : hypertensi, jantung, stroke, gagal ginjal.

Kolesterol sebabkan terbentuknya plak pd dinding pembuluh darah shg pembuluh drh mjd sempit, sp supply Oksigen u jar tbh macet.
Bila pembuluh drh yg macet pd : jantung -> serangan jantung, pd otak -> Stroke, pd ginjal -> gagal ginjal.

Dr. Yu-Yan Yeh : “Garlic include seny = Allir-Sulfur u hambat bio-sintesis kolesterol did lm hati.

Kandungan kimia :
Minyak atsiri, senyawa fosfor, tuberkulodis, dsb.

Meniran = Phyllanthus Ninuri L.

Tinggi tanaman hingga 1 m, tumbuh liar, daun berbentuk bulat tergolong daun majemuk bersirip genap.
Seluruh bagian tanaman ini dpt digunakan.

Kandungan senyawa :
Lignan, Flavonoid, Alkaloid, Triterpenoid, Tanin, Vitamin-C, dll.

Manfaat :
Menurunkan panas & meningkatkan daya tahan tubuh.

Lidah-Buaya = Aloe-Vera L.

Tumbuh liar ditempat berudara panas tapi sering ditanam di pot & pekarangan rumah sbg tanaman hias.

Kandungan kimia :
Aloin, Barbaloin, Aloe-Emolin, Aleonin, Aloesin

Kegunaan :
Anti-biotik, penghilang rasa sakit, merangsang pertumbuhan sel baru pd kulit, cacingan, susah buang air kecil, sembelit, batuk, diabetes, radang tenggorokan, menurunkan kolesterol.

Bee-Pollen

Bee-pollen adl : Serbuk sari bunga jantan yg diambil oleh lebah & digunakan sbg makanan pokok dari seluruh koloni lebah madu. (tepung sari bunga)

Kandungan kimia :
Protein (asam amino bebas), Vitamin (B-Complex & Asam Folat, Vit A-C-D-E), Beta-carotene, selenium, Lesitin, karbohidrat, mineral.
Asam Glutamat : zat aktif u sel jar. Otak, nafsu-makan pd anak, atasi epilepsy.

Kegunaan :
Meningkatkan daya tahan/kekebalan tubuh, memperlambat proses penuaan & menghaluskan muka, menurunkan kolesterol, memperlancar fungsi pencernaan, mengobati asma, meningkatkan kesuburan bagi pria & wanita, lancarkan peredaran darah merah & meningkatkan kadar Oksigen hingga 25% lebih banyak u konsentrasi & daya piker tajam dari anak2 s/d dewasa, tingkatkan stamina & vitalitas tubuh, turunkan kolesterol, atasi asma.

Bangle = Zingiber Purpureum Roxb. Purple-Ginger.

Tumbuh pd daerah yg cukup kena sinar matahari
Khasiat :
Mengurangi lemak tubuh -> mengurangi berat badan, pelangsing.
Sembuhkan cacingan, demam, masuk-angin, gangguan mata, pusing krn deman, nyeri sendi, perut mulas, sakit kuning, peluruh kentut/Karminatif, peluruh dahak/Expectorant, pembersih darah.

Dalam rimpang bangle terdpt zat aktif u tingkatkan aktifitasenzim Lipase u hidrolisis lemak tubuh

Bangle tidak disarankan u ibu hamil.

Khasiat bangle dgn herbail lain= ok

Kandungan kimia :
Minyak atsiri (sineol, tinen), dammar, pati, flavonoid & tanin

Celery = daun Seledri = Apium Graviolen L.

Yang digunakan : daun & batangnya.
Daun & batang seledri paling byk simpan kandungan aktif yg berkhasiat.
Akar seledri dihindari karma terdapat racun.

Khasiat :
Ringankan gejala hypertensi ringan, normalkan kadar asam urat dlm darah, me(-)i rasa sakit pd sendi akibat asam-urat, lancarkan sirkulasi darah, turunkan tekanan darah, normalkan gula darah, jaga kesehatan jantung, tulang, sendi & atasi infeksi saluran kencing & menetralisir efek degeneratif & radikal bebas.

Kandungan Kimia :
glikosida, Apiin, Isoquersetin, Umbilliferon, Mannite, Inosite, Asparagin, Glutamin, Cholin, Linamaros, Pro-vitamin A, Vit-B, Vit-C.
pada daun : Minyak Atsiri, protein, Kalsium, garam fosfat.

Tidak disarankan : Penderita darah rendah

Kumis-Kucing = Orthosiphon Aristatus O.

Khasiat daun :
Meluruhkan batu urin/batu-ginjal, menurunkan kadar gula darah, rematik, anti-radang & melancarkan air seni

Kandungan Kimia :
Senyawa Kalium, glukosida, minyak atsiri, sapotonin, ortosifonida & flavon (sinansetin, cupatorin, scutellarein, tetra-metil eter, salvigenin, rhamnazin)

Kandungan Saponin & Tannin pd daun bisa jg mengobati keputihan.

Kandungan ortosifonin & garam Kalium (terutama pd daunnya) adl: komponen utama yg membantu larutnya asam urat, fosfat & oksalat dlm tubuh manusia (terutama dlm kandung kemih, empedu maupun ginjal) shg dpt cegah endapan batu ginjal

Mahkota Dewa = Phaleria Macrocarpa

Khasiat buah :
Anti-kanker, anti-tumor, anti-disentri, anti-insekta, hepato-toxic, atasi diabetes, hypertensi, hepatitis, rematik & asam urat

Buahnya mengandung : :
Saponin, Alkaloid, Polifenol, Plavonoid, Lignan, Minyak Atsiri, Sterol (yg berkhasiat sembuhkan berbagai penyakit kronis spt kanker, diabetes mellitus dsb)

Kasiat daun :
Atasi TBC, radang mata & tenggorokan.

Wanita hamil & bayi dilarang konsumsi mahkota-dewa karma kandungan kimianya sangat aktif.
Kelebihan dosis : pusing & mual

Paria = Momordica Charantia L.

Khasiat :
Atasi batuk, radang tenggorokan, demam, malaria, nafsu-makan, sariawan. Diabetess, cacingan, disentri.

Sambung-Nyawa = Gynura Procumbens L.

Kasiat :
Anti-bakteri, obati jantung, radang tenggorokan, batuk, sinusitis, polip, amandel.

Daun Sendok = Plantago Mayor

Khasiat :
Atasi gangguan pd saluran kencing, batu-empedu & prostate (Sembuhkan radang saluran kencing, radang prostate)

Mengkudu = Noni

Khasiat buah :
Meningkatkan vitalitas tubuh, menurunkan gula darah & tekanan darah, anti-septic, anti-radang, penyembuhan liver, stroke.

Keladi Tikus = Rodent-Tuber = Typhonium Flagelliforme

Khasiat :
Hentikan &mengatasi kanker serta penyakit berat lain seperti hepatitis.
Tidak dianjurkan untuk direbus, hanya akan mengurangi khasiatnya saja.

Puasa sebagai Obat

MASYARAKAT kita yang religius, kini lebih banyak hanya bersifat simbolis yang dilanda krisis multidimensi. Resiko salah makan bergeser dari makan apa, makan di mana atau apa yang kita makan, apakah itu lahan yang diadakan alih fungsi atau makan kapal yang kini menjadi menu berita nasional. Bahkan sampai kepada kita akan makan siapa. Masih soal makan, ada makan tangan, makan hati berulam jantung, atau pagar makan tanaman, yang nanti sebagai kaplingnya KPAID.

Tafsir Ibnu Katsir mengatakan, sebagian ulama Salaf menyatakan bahwa Allah telah menghimpun semua tujuan kedokteran dalam Surat Al-A’raf: 31 yaitu ‘’Makan dan minumlah kamu (secukupnya) dan jangan berlebihan, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang orang yang berlebihan.’’

Makanan yang berlebihan bisa menghasilkan radikal bebas, dengan resiko terjadinya penyakit-penyakit degeneratif yaitu hypertensi, jantung koroner, stroke dan diabetes. Di negara maju, puasa sudah menjadi tren untuk pengobatan terhadap penyakit degeneratif yang mematikan ini. Dengan kita dibuat lapar, berarti keperluan kalori dalam menjalankan fungsi metabolisme dalam tubuh, tak lagi berasal dari asupan makanan kita, tapi dari cadangan kalori yang tersimpan dalam tubuh, apakah berbentuk protein ataupun lemak.

Peristiwa memakan cadangan makanan di dalam tubuh sendiri, kayaknya jeruk makan jeruk ini disebut sebagai glukoneogenesis. Sebagai konsekuensinya adalah tak ada lagi lemak yang menyumbat di pembuluh darah. Sumbatan lemak yang sudah mengeras (sklerotik) di pembuluh darah ini akan menyebabkan berbagai gangguan. Jika di pembuluh darah pada umumnya disebut sebagai hypertensi. Jika tersumbat di pembuluh darah jantung, akan menyebabkan penyakit jantung koroner dengan nyeri dada yang disebut sebagai chest-pain, sedangkan pada pembuluh darah di otak dan akhirnya pecah, disebut dengan stroke. Demikian halnya pada penderita diabetes yang memerlukan pembatasan kalori, maka puasa juga dapat berfungsi sebagai sarana pengobatan yang tangguh. Singkat cerita, puasa adalah pilihan tepat untuk pengobatan penyakit degeneratif, yang artinya suatu tanda kemunduran pada tubuh dan berakhir dengan kematian.

Berpuasa di Bulan Ramadan bukan tanpa makna kalau kita membacanya dengan baik dan diaplikasikan dalam hidup dan kehidupan kita. Kita akan sehat, baik jasmani dan rohani maupun sosial, dan akhirnya kita akan terbiasa pula untuk makan yang sehat, yaitu makanan yang baik lagi halal (Al-Maidah: 88).

Menahan Diri

Para ahli tafsir berpandangan, puasa sudah ada semenjak umat-umat dan agama-agama terdahulu, baik dilakukan agama-agama bumi (ardhi) seperti Sha’ibah, Manawiyah, Brahma dan Budha maupun agama langit (samawi) yaitu Yahudi, Kristen dan Islam. Pada dasarnya, pemaknaan puasa tidak berbeda dengan yang ada sekarang ini, khususnya Islam, namun maksud dan praktiknya saja yang berbeda.

Orang-orang Mesir kuno zaman dahulu sesungguhnya juga telah melakukan puasa sebagai penyembahan kepada Tuhan yang dinamakan Laysis. Demikian juga orang-orang Yunani berpuasa sebagai penyembahan kepada Tuhan ladang yang dinamakan Demeter. Sedangkan orang-orang Roma sering melakukan puasa pada hari-hari tertentu sebagai penyembahan kepada Tuhan Lizfas, yaitu bintang Yupiter dan Tuhan Siyaris Demeter. Sementara orang-orang India sangat berlebihan dalam melakukan puasa, mereka sering berpuasa beberapa hari tanpa makan dan minum. Maksudnya tiada lain, yaitu mengharapkan keridhaan-Nya.

Ibnu Nadim dalam kitabnya Al-Fihrist mengatakan syariat agama Shai’bah yaitu agama yang berdiri atas penyucian bintang-bintang yang mewajibkan mereka berpuasa tiga puluh hari. Berpuasa tiga puluh hari
sebagai penghormatan kepada bulan, berpuasa sembilan hari sebagai penghormatan kepada Tuhan Keberuntungan. Tujuh hari penghormatan bagi Tuhan Matahari. Ritual mereka adalah ungkapan atas pencegahan dari semua makanan dan minuman, dari semenjak terbit matahari hingga terbenamnya.

Manawiyah, agama yang muncul di Iran abad ketiga masehi, memiliki bermacam-macam puasa dan berkaitan dengan waktu-waktu berkala. Misal, apabila planet Sagitarius turun dan bulan menjadi purnama, mereka berpuasa dua hari tanpa berbuka di antara keduanya. Apabila muncul bulan sabit, berpuasa dua hari dan lain sebagainya. Puasa mereka sebagaimana puasa Sha’ibah.

Sedangkan Brahma, yaitu agama yang dianut kebanyakan orang India bahwa syariat agama mewajibkan puasa atas kasta pendeta, yakni awal musim semi dan awal musim gugur. Pada hari pertama dan keempat belas setiap bulan, juga saat terjadinya gerhana matahari. Berbeda dengan puasa yang dilakukan agama Budha yang mewajibkan puasa dari matahari terbit hingga terbenamnya pada empat hari setiap bulan yang dinamakan Alyubuzata, hari pertama, kesembilan, kelima belas dan keduapuluh dua. Seperti diwajibkan pula saat bersemedi dan diharamkan melakukan aktivitas sampai pada mempersiapkan makanan berbuka.

Puasa pada agama Yahudi dan Nasrani sebenarnya tidak termaktub dalam Kitab Taurat maupun Injil yang ada sekarang ini. Kedua kitab itu hanya memuji dan mengagungkan akan hal itu, akan tetapi mereka berpuasa beberapa hari dalam setahun dengan berbagai cara. Puasa Ramadan sebagai kewajiban seorang muslim yang mesti dan mau tidak mau harus dilakukan, kecuali ada sebab lain yang tidak mengharuskan pelaksanaannya. Dengan berpuasa manusia dituntut untuk lebih mengenal dan memahami hakikat dirinya, hakikat sesamanya dan hakikat Penciptanya. Pada akhirnya, manusia akan dapat dan mampu menjunjung tinggi nilai kemanusiaannya dan meraih kemuliaan sebagai sosok yang berkualitas atau Insan kamil. Bulan paling utama di sisi Allah.

Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Saat-saatnya adalah yang paling utama. Ramadan, di bulan engkau diundang menjadi tamu Allah dan dimasukkan ke dalam kelompok orang-orang yang dimuliakan.
Di bulan ini, napasmu adalah tasbih, tidurmu adalah ibadah, amalanmu diterima dan doa-doamu diijabah. Mohonlah kepada Allah, Tuhanmu, dengan niat yang tulus dan hati yang suci, agar Ia membimbingmu untuk berpuasa dan membaca kitab-Nya. Kenanglah dalam lapar dan hausmu di bulan ini kelaparan dan kehausan di Hari Kiamat kelak.

Bersedekahlah kepada fakir miskin di sekitarmu. Muliakanlah orang-orang yang lebih tua, dan sayangi yang lebih muda, sambungkan tali persaudaraan, peliharalah lidahmu, tahanlah pandanganmu dari hal-hal yang tidak halal kau pandang dan pendengaranmu dari hal-hal yang tidak layak engkau dengar.

Dari paparan di atas, dapat kita pahami bahwasanya puasa dalam lintasan manusia dan agama merupakan sesuatu yang fitrah dan alamiah baik dalam pandangan agama-agama bumi maupun agama-agama samawi, artinya perintah menahan diri ini berlaku bagi semua ummat dan agama-agama terdahulu, namun tetap yang menjadi primadona adalah tentang makan sebagai simbol dari suatu upaya menahan diri. Kita tak boleh makan berlebihan. Jauhi makan makanan yang haram, terlebih yang bukan hak kita, yaitu memakan milik negara yang notabene adalah milik rakyat, sebagaimana yang kini berjamaah dilakukan oleh para wakil rakyat, baik di pusat maupun di daerah.

Hebohnya, kita juga membaca di media masa bahwa para Caleg di Provinsi Riau dalam proses pemeriksaan kesehatan, baik fisik maupun jiwa sudah bermain curang. Terbaca, dan kesan saya sewaktu menjabat Direktur RS Jiwa saat pemeriksaan kesehatan jiwa pada periode 2004 yang lalu, tak sedikit mereka bukannya ingin memperbaiki nasib rakyat, tapi justru lebih mementingkan diri sendiri. Menjadi anggota dewan yang terhormat dianggap sebagai suatu lapangan kerja, mengubah nasib. Ingat, terperdaya bujukan setan untuk memakan buah khuldi saja, Nabi Adam dibuang dari surga. Bagaimana kalau waktu itu Adam juga mengenal pengkaplingan tanah di bumi untuk alih fungsi lahan, atau adanya suap jual beli kapal dengan indeks harga saham melebihi sebuah khuldi? Semuanya terpulang kepada kita kita ini semua, bagaimana umat dan pemeluk agama itu sendiri untuk menerapkan puasa itu dengan sungguh-sungguh dalam hidup dan kehidupan sehari hari.

Alangkah besarnya karunia Ramadan, karenanya Ramadan hanya diperuntukkan bagi kaum yang betul betul percaya kepada Allah, dan karenanya Muhammad SAW bersabda ‘’Telah datang kapada kamu Ramadan, raja dari segala bulan, maka ucapkanlah Selamat Datang.’’ Marhaban ya Ramadhan bulan yang penuh berkah. Semoga pasca-Ramadan tahun ini akan membuat kita lebih bisa menahan diri dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, beragama, bernegara dan berbangsa yang diridhai-Nya.***

dr H Ekmal Rusdy : mantan Kadiskes Riau

Metode untuk mendiagnosis tekanan darah tinggi

Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Metode untuk mendiagnosis tekanan darah tinggi »Tanda dan gejala tekanan darah tinggi
Mayoritas penduduk dengan tekanan darah sedang sampai berat tidak bisa menyebutkan kapan tekanan darah mereka terlalu tinggi. Pada kenyataannya , sekitar sepertiga dari penderita hipertensi tidak menyadari keadaan mereka. Jika gejala mulai muncul, pasien dapat mengalami nyeri dada (angina), napas pendek atau gejala lainnya yang berhubungan dengan penyakit jantung atau kerusakan yang mendasarinya. Tekanan darah tinggi dapat menimbulkan tanda dan gejala berupa diantaranya:

kelelahan
bingung
mual atau gangguan pencernaan
gangguan atau masalah penglihatan
keringat yang berlebihan
kulit yang nampak pucat atau kemerahan‘mimisan
kecemasan atau kegugupan
denyut jantung yang kuat, cepat atau tidak teratur
bunyi berdengung atau berdering di telinga
impotensi
pusing kepala
sakit kepala

« Tanda dan gejala tekanan darah tinggi

« Tanda dan gejala tekanan darah tinggiPilihan Terapi untuk Tekanan Darah Tinggi »Metode untuk mendiagnosis tekanan darah tinggi
Diagnosis tekanan darah tinggi dimulai saat dokter mengumpulkan riwayat medis pasien. Dokter akan menanyakan mengenai gangguan yangn berhubungan dengan jantung dalam keluarga pasien ( misalnya tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner). Dokter juga akan menanyakan mengenai gaya hidup pasien seperti diet, olahraga dan stess.

Setelah mendapatkan riwayat kesehatan yang lengkap, dokter akan melengkapinya dengan pemeriksaan fisik, yang akan meliputi pemeriksaan tekanan darah pada kedua lengan pada saat berbaring dan berdiri. Pada beberapa kasus, dokter akan meminta pasien untuk mengukur tekanan darahnya sendiri di rumah dan membuat catatan harian mengenai tekanan darahnya tersebut. Strategi ini akan membantu dalam menentukan pola tekanan darah pasien yang normal dan menyingkirkan ”hipertensi jas putih“ (hipertensi yang disebabkan oleh kecemasan saat berada dalam kantor dokter yang mengenakan jas putih). Nampak pula bahwa orang dewasa usia 65 tahun atau lebih tua , tekanan darah akan menurun 2 jam setelah makan. Hal ini kemungkinan disebabkan ketidakakuratan pembacaan tekanan darah jika dilakukan pada saat itu. Pembacaan tekanan darah juga dipengaruhi bila pasien minum kopi atau merokok 30 menit sebelum dilakukan pengukuran. Pasien juga sebaiknya pergi ke kamar mandi sebelum pengukuran karena kandung kemih yang penuh dapat merubah pembacaan tekanan darah.

Tekanan darah diukur dengan meletakkan manset (yang terhubung dengan manometer air raksa) pada lengan atas dan dengan menggunakan stetoskop untuk mendengarkan arteri brakhial yang terletak pada sebelah dalam siku pada lengan atas yang bersangkutan. Manset kan dipompa penuh sampai aliran darah akan berhenti singkat. Kemudian manset akan dikempiskan perlahan sehingga aliran darah kembali semula. Pada saat udara dalam manset dikeluarkan, pemeriksa akan mengamati ketinggian air raksa yang turun perlahan pada manometer air raksa dan menunggu sampai terdengar denyut jantung. Angka yang tepat pada saat denyutan pertama adalah menunjukkan tekanan sistolik. Ketika manset makin mengempis, ketinggian air raksa akan makin menurun dan saat bunyi denyut jantung terdengar terakhir kali, angka pada manometer air raksa tersebut adalah tekanan diastolik. Alat pemeriksa tekanan darah lainnya dapat juga digunakan. Beberapa orang menggunakan alat pengukur tekanan darah digital.

Monitor tekanan darah yang bisa dipercaya dapat didapatkan bagi mereka yang tertarik untuk memonitor tekanan darah mereka sendiri atau anggota keluarga mereka yang lain. Saat menggunakan alat monitor ini, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai kualitas alat tersebut. Secara umum monitor digital ini merupakan yang termudah dan paling dapat dipercaya namun memerlukan pengecekan secara berkala dengan menggunakan sphygmomanometer. Para peneliti juga mentes monitor tekanan darah 24 jam, dengan studi awal difokuskan pada penderita tekanan darah tinggi yang mempunyai risiko tinggi untuk serangan jantung.

Menurut American Heart Association, alat pengukur tekanan darah otomatis yang banyak dijumpai di tempat umum (misalnya toko obat atau apotik) sebaiknya tidak dianggap sebagai alat yang akurat. Alat-alat ini seringnya tidak terawat dengan baik dan dapat memberikan hasil yang tidak akurat pada kebanykan individu.

Monitor tekanan darah ambulatori mengungkapkan bahwa pada individu normal, tekanan darah tertinggi dialami saat pagi hari dan akan menurun pada malam hari ( juga disebut fenomena ”dipping”). Bila tidak ditemukan fenomena ini, maka disebut abnormal dan sudah dihubungkan dengan peningkatan risiko komplikasi di otak dan jantung pada pasien dengan atau tanpa hipertensi sebelumnya.


Setelah pemeriksaan fisik , beberapa tes dapat dikerjakan termasuk diantaranya:

Urinalisis dan beberapa tes darah (misalnya elektrolit dan zat buangan) untuk menyingkirkan gangguan fungsi ginjal. Pemeriksaan gula darah dan profil lemak lengkap termasuk kadar kolesterol dan trigliseride juga disarankan dilakukan. Tes darah lainnya seperti fungsi tiroid dan jumlah sel darah putih, termasuk kalsium dan kadar fosfat.
Elektrokardiogram (EKG) yang dapat mengukur aktivitas listrik jantung. Dengan menganalisa hasil EKG, dokter dapat adanya gangguan jantung yang dapat berhubungan dengan hipertensi ( misalnya hipertrofi bilik jantung kiri) yang dapat terjadi sebagai akibat proses yang sudah berlangsung lama, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Pemeriksaan doppler juga mendeteksi kelainan relaksasi jantung (disfungsi diastolik) sebagai komplikasi dari hipertensi.
Ekokardiogram, menggunakan gelombang suara ultra untuk visualisasi struktur dan fungsi jantung. Tes ini juga dipakai untuk mencek gangguan jantung lainnya seperti hipertrofi bilik jantung kiri.
Pemeriksaan foto roentgen dada untuk menyingkirkan pembesaran jantung.
Ketika diagnosis telah dibuat dan masalah serius lainnya (misalnya gangguan fungsi ginjal) telah disingkirkan, dimulailah pengobatan. Meski demikian tekanan darah yang sangat tinggi memerlukan tes tambahan untuk menyingkirkan sebab yang tidak biasa. Sebagai contoh doppler sonogram ginjal atau scan dapat dilakukan untuk menilai hipertensii yang berhubungan dengan penyakit ginjal atau disebabkan penyempitan arteri ginjal. Juga, tes urin 24 jam mungkin diperlukan untuk menyingkirkan gangguan endokrin seperti penyakit Cushing atau pheochromocytoma.
Tekanan darah tinggi dapat terjadi baik pada dewasa maupun anak-anak. Beberapa orang mungkin dapat pula didiagnosis menderita keadaan yang sebaliknya yaitu tekanan darah rendah (hipotensi). Meski beberapa orang dengan tekanan darah tinggi tidak memerlukan obat mereka dapat mengontrol faktor risiko (misalnya berat badan), kebanyakan orang memerlukan terapi jangka panjang dengan obat-obatan.

Metode untuk mendiagnosis tekanan darah tinggi

Metode untuk mendiagnosis tekanan darah tinggiTALKSHOW: PEREMPUAN, waspadalah ! »Pilihan Terapi untuk Tekanan Darah Tinggi
Tergantung pada beratnya tekanan darah tinggi, dokter akan menyarankan modifikasi gaya hidup, apakah itu dengan atau tanpa obat-obatan. Secara umum, pasien dengan pembacaan tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih merupakan kandidat untuk intervensi medis, sebagai tambahan pada perubahan gaya hidup. Pasien dengan hipertensi sistolik terisolasi (misalnya tekanan darah 160/89 mmHg) atau usia lebih dari 65 tahun juga merupakan kandidat untuk terapi medis. Pasien prehipertensi secara umum disarankan untuk melakukan beberapa perubahan gaya hidup sebelum terapi medis dimulai. Beberapa langkah-langkah yang sebaiknya diambil untuk menurunkan tekanan darah meliputi:

Diuretik. Pengobatan yang memicu pembentukan urin dalam ginjal, menyebabkan tubuh untuk mengalirkan cairan dan mineral, terutama sodium. Ini sering kali merupakan terapi pertama yang diberikan untuk menurunkan tekanan darah. Meskipun sudah sering digunakan, obat ini sering memberikan efek yang tidak diinginkan, seperti kadar kalium yang rendah (hipokalemia). Efek samping ini dapat diminimalkan dengan pemakaian diuretik hemat kalium.
Penyekat alfa dan penyekat beta. Pengobatan yang menghambat reseptor alfa dan beta pada berbagai tempat di sistem saraf pusat. Obat ini membantu melemaskan arteri, mengurangi kekuatan denyut jantung dan menurunkan tekanan darah. Penyekat beta terutama berguna pada pasien dengan penyakit jantung, namun mereka sebaiknya digunakan dengan hati-hati pada pasien diabetes karena dapat mencampuri respon normal tubuh terhadap kadar gula yang berfluktuasi. Penyekat alfa bekerja melalui norepinefrin, yang mana akan menyebabkan peningkatan aktivitas jantung. Meski demikian, obat ini biasanya tidak digunakan sebagai terapi lini pertamakarena pasien akan timbul toleransi terhadap pengobatan dan pemakaiannya dilaporkan meningkatkan kejadian kardiovaskular.
Penghambat Enzim Konversi Angiotensin (EKA). Obat ini merupakan vasodilator yang membantu menurunkan tekanan darah dengan menghambat substansi dalam darah yang menyebabkan pembuluh darah akan mengerut (konstriksi). Beberapa studi baru-baru ini menyatakan bahwa golongan obat ini lebih baik dari pada lainnya untuk mencegah stroke, penyakit jantung dan penyakit ginjal pada pasien-pasien (terutama mereka yang diabetes) dengan faktor risiko untuk penyakit vaskular / pembuluh darah. Obat-obatan ini juga bermanfaat pada pasien dengan yang telah menderita penyakit jantung.
Penghambat reseptor Angiotensin II. Golongan obat baru ini menunjukkan hasil yang cukup baik dan menjanjikan dalam menurunkan komplikasi-komplikasi yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi. Mereka mempunyai efek yang mirip dengan pengahambat EKA meskipun lebih spesifik pada aksinya dan memiliki efek samping yang lebih sedikit. Meskipun penyekat beta, penghambat EKA dan diuretik pada saat ini lebih sering digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, penghambat reseptor angiotensin nampaknya akan lebih banyak lagi diresepkan di masa datang.
Penghambat kanal kalsium. Obat-obatan ini merupakan vasodilator yang menghambat aliran kasium ke dalam jantung dan menurunkan tekanan darah. Meskipun demikian, kebanyakan studi tidak memperlihatkan manfaat obat ini dalam menurunkan risiko kematian dari tekanan darah tinggi, dan beberapa dariobat-obatan ini dapat meningkatkan risiko kematian dari tekanan darah tinggi.
Meskipun beberapa dari obat-obatan baru memperlihatkan manfaatnya dalam menurunkan baik tekanan darah dan risiko penyakit jantung, mereka belum diuji satu sama lainnya sampai baru-baru ini. Melalui studi Antihypertensive and Lipid Lowering Treatment to Prevent Heart Attack Trial (ALLHAT). Dimulai pada tahun 1994, melibatkan lebih dari 42 000 dan merupakan trial sejenisnya yang terbesar, studi ini menunjukkan bahwa diuretik ”tradisional” lebih efektif dalam mengobati tekanan darah tinggi dan sebaiknya digunakan sebagai terapi lini pertama. Pasien dengan tekanan darah tinggi secara acak diberikan diuretic, penyekat kalsium, penghambat EKA atau penghambat alfa.
Hasil studi ini dalam 5 tahun kemudian, dibandingkan dengan obat lainnya yang digunakan dalam studi ini, diuretik tidak hanya lebih efektif secara signifikan dalam menurunkan tekanan darah, namun juga dalam menurunkan risiko kejadian kardiovaskular ( misalnya stroke, angina, gagal jantung). Kategori penghambat alfa dihentikan pada tahun 2000 karena kejadian kardiovaskular dan perawatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan diuretik. Berdasarkan temuan ini, peneliti di ALLHAT menyimpulkan bahwa terapi obat-obatan dengan hipertensi sebaiknya dimulai dengan diuretik.

Penelitian tambahan difokuskan pada risiko akibat obat-obatan yang digunakan untuk terapi hipertensi. Beberapa studi akhir-akhir ini menyampaikan kemungkinan obat penurun tekanan darah dapat mempercepat risiko penyakit diabetes, terutama pada mereka yang mempunyai risiko penyakit diabetes. Penghambat beta dan diuretic merupakan kelas obat yang paling sering dikaitkan dengan diabetes. Sebaliknya, ARB dan penghambat EKA paling aman untuk diabetes. Penelitian tambahan diperlukakan untuk mengkonfirmasi hasil-hasil pada studi ini.
Peneliti juga memeriksa pemakaian kombinasi obat untuk pengobatan tekanan darah tinggi yang efektif. Kebanyakan pasien mengkonsumsi obat yang terpisah untuk mengontrol tekanan darah mereka. Peneliti mengevaluasi kombinasi obat dengan dosis yang lebih rendah dalam satu sediaan kapsul. Para peneliti percaya bahwa penelitian yang baik diperlukan untuk melihat manfaat terapi ini.
Mayoritas pasien dengan tekanan darah tinggi akan memerlukan obat-obatan selam hidup mereka untuk mengontrol tekanan darah mereka. Pada beberapa kasus, dua atau tiga antihipertensi dapat diberikan. Beberapa studi akhir-akhir ini menunjukkan bahwa kombinasi tersebut tidak hanya menurunkan tekanan darah namun juga menurunakan risiko stroke dan penyakit jantung iskemik. Penelitian yang lainnya menyarankan penghentian pemakaian obat antihipertensi pada pasien dengan tekanan darah yang tidak terlalu tinggi dan hanya menjalani perbaikan gaya hidup saja. Perubahan gaya hidup yang paling penting pada studi yang ada adalah penurunan berat badan dan konsumsi diet rendah garah. Strategi seperti latihan, rencana diet dan terutama perubahan obat-obatan sebaiknya didiskusikan dengan dokter sebelum diaplikasikan.

Para peneliti juga telah mencari sumber genetic tekanan darah tinggi. Dengan mengidentifikasi gen penyebab tekanan darah tinggi pada pasien dapat menolong dokter untuk meresepkan obat antihipertensi yang paling efektif.

Modifikasi gaya hidup:
Masyarakat dengan tekanan darah tinggi sebaiknya menghindari beberapa aktivitas tertentu yang dapat meningkatkan tekanan darah dan frekuensi jantung pada tingkat yang membahayakan. Diantaranya :

sauna atau ruang uap
mandi uap
kolam air hangat
berendam air panas
kolam renang yang hangat
Sangat penting bagi paenderita hipertensi untuk membatasi jumlah waktu yang dihabiskan untuk aktivitas tersebut diatas hanya kurang dari 10 menit. Setelah terjadinya paparan terhadap lingkungan ini, pasien sebaiknya duduk menjauh dari sumber panas selama beberapa menit sebelum berdiri kembali dengan tujuan untuk meminimalkan risiko terjadinya pusing kepala atau pingsan (sinkope).
Pasien hipertensi harus lebih berhati-hati mengenai pemakaian obat-obatan bebas (OTC) yang mengandung vaskokonstriktor, yang mana dapat menaikkan tekanan darah. Obat-obatan tersebut seperti:

tetes mata
antihistamin
flu, sinus dan obat batuk (terutama yang mengandung dekongestan)
Pasien hipertensi disarankan untuk mengikuti anjuran dokter mengenai pengobatan untuk mencegah konsekuensi kesehatan yang serius. Pasien juga disarankan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai efek samping atau hal lainnya yang berhubungan dengan pengobatan.

Anda bisa mengikuti perkembangan komentar untuk tulisan ini melalui RSS 2.0 feed. Anda bisa memberikan tanggapan, atau trackback tulisan ini melalui website anda

»Mengenal HYPERTENSY

Tips-tips ketika Mengunjungi DokterAngina (angina pektoris) »Mengenal HYPERTENSY (Tekanan Darah Tinggi)
Tekanan darah adalah menunjukkan keadaan di mana tekanan yang dikenakan oleh darah pada pembuluh arteri ketika darah dipompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh. Tekanan darah dapat dilihat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya ditunjukkan dengan angka seperti berikut - 120 /80 mmHg. Angka 120 menunjukkan tekanan pada pembuluh arteri ketika jantung berkontraksi. Disebut dengan tekanan sistolik. Angka 80 menunjukkan tekanan ketika jantung sedang berelaksasi. Disebut dengan tekanan diastolik. Sikap yang paling baik untuk mengukur tekanan darah adalah dalam keadaan duduk atau berbaring.
Hipertensi adalah penyakit yang terjadi akibat peningkatan tekanan darah. Yang dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu hipertensi primer atau esensial yang penyebabnya tidak diketahui dan hipertensi sekunder yang dapat disebabkan oleh penyakit ginjal, penyakit endokrin, penyakit jantung, gangguan anak ginjal, dll. Hipertensi seringkali tidak menimbulkan gejala, sementara tekanan darah yang terus menerus tinggi dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan komplikasi. Oleh karena itu, hipertensi perlu dideteksi dini yaitu dengan pemeriksaan tekanan darah secara berkala, yang dapat dilakukan pada waktu check-up kesehatan atau saat periksa ke dokter. Biasanya dokter akan mngecek dua kali atau lebih sebelum menentukan anda terkena tekanan darah tinggi atau tidak. Apabila pada kesempatan tersebut tekanan darah anda berada pada 140/90 mmHg atau lebih maka akan didiagnosa sebagai hypertensi (tekanan darah tinggi)
Tekanan darah tinggi (hipertensi) menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal..Tanpa melihat usia atau jenis kelamin ,semua orang bisa terkena penyakit jantung dan biasanya tanpa ada gejala-gejala sebelumnya
Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara alami. bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada dewasa.
Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat.
tekanan darah dalam satu hari juga berbeda; paling tinggi di waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur malam hari.

target kerusakan akibat Hipertensi antara lain:

Otak : menyebabkan stroke
Mata : menyebabkan retinopati hipertensi dan dapat menimbulkan kebutaan
Jantung : menyebabkan penyakit jantung koroner(termasuk infark jantung), gagal jantung
Ginjal : menyebabkan penyakit ginjal kronik, gagal ginjal terminal
klasifikasi tekanan darah pada dewasa

kategori tekanan darah sistolik
tekanan darah diastolik

normal
dibawah 130 mmhg
dibawah 85 mmhg

normal tinggi
130-139 mmhg
85-89 mmhg

stadium 1
(hipertensi ringan)
140-159 mmhg
90-99 mmhg

stadium 2
(hipertensi sedang)
160-179 mmhg
100-109 mmhg

stadium 3
(hipertensi berat)
180-209 mmhg
110-119 mmhg

stadium 4
(hipertensi maligna)
210 mmhg atau lebih
120 mmhg atau lebi


hipertensi maligna adalah hipertensi yang sangat parah,yang apabila tidak diobati akan menimbulkan kematian dalam 3-6 bulan,Hipertensi ini jarang terjadi,hanya 1 dari 200 orang yang menderita hipertensi.

Jantung memompa lebih kuat sehingga mengalirkan lebih banyak cairan pada setiap detiknya
Arteri besar kehilangan kelenturannya dan menjadi kaku, sehingga mereka tidak dapat mengembang pada saat jantung memompa darah melalui arteri tersebut. karena itu darah pada setiap denyut jantung dipaksa untuk melalui pembuluh yang sempit daripada biasanya dan menyebabkan naiknya tekanan. inilah yang terjadi pada usia lanjut, dimana dinding arterinya telah menebal dan kaku karena arteriosklerosis.
dengan cara yang sama, tekanan darah juga meningkat pada saat terjadi vasokonstriksi, yaitu jika arteri kecil (arteriola) untuk sementara waktu mengkerut karena perangsangan saraf atau hormon di dalam darah.
Bertambahnya cairan dalam sirkulasi bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah. hal ini terjadi jika terdapat kelainan fungsi ginjal sehingga tidak mampu membuang sejumlah garam dan air dari dalam tubuh. volume darah dalam tubuh meningkat, sehingga tekanan darah juga meningkat.
Begitu juga sebaaliknya,tekanan darah rendah disebabakan oleh aktivitas memompa jantung berkurang, arteri mengalami pelebaran, banyak cairan keluar dari sirkulasi. Cara yang paling baik dalam menghindari tekanan darah tinggi adalah dengan mengubah ke arah gaya hidup sehat seperi akif berolahraga, Mengatur diet atau pola makan seperti rendah garam, rendah kolesterol dan lemak jenuh, meningkatkan konsumsi buah dan sayuran, tidak mengkonsumsi alcohol dan rokok
Namun apabila anda telah didiagnosa terkena Hypertensi,langkah awal terpenting adalah agar menurunkan tekanan darah anda dengan mengikuti gaya hidup sehat seperti di atas dan mengkonsumsi obat sesuai dengan petunjuk dokter.Selain itu dianjurkan juga untuk Melakukan pemeriksaan laboratorium dengan panel evaluasi awal hipertensi atau panel hidup sehat dengan hipertensi

Tujuan pemeriksaan laboratorium pada pasien hipertensi :

Untuk mencari kemungkinan penyebab Hipertensi sekunder
Untuk menilai apakah ada penyulit dan kerusakan organ target
Untuk memperkirakan prognosis
Untuk menentukan adanya faktor-faktor lain yang mempertinggi risiko penyakit jantung koroner dan stroke
Pemeriksaan laboratorium untuk hipertensi ada 2 macam yaitu :

Panel Evaluasi Awal Hipertensi : Pemeriksaan ini dilakukan segera setelah didiagnosis Hipertensi, dan sebelum memulai pengobatan
Panel Hidup Sehat dengan Hipertensi : Untuk memantau keberhasilan terapi
Sumber :
http://www.nhlbi.nih.gov/
http://www.medicastore.com/
http://www.makassarterkini.com/

Rabu, 10 September 2008

About Madu

[milis-nova] About Madu {01}
Ana Agustina
Tue, 26 Apr 2005 06:15:01 -0700

Madu yang baik biasanya bila termasuk kategori madu asli yang
berkualitas dan akan semakin baik bila mengandung banyak faktor
antioksidan di dalamnya. Saya pribadi ndak bisa menyarankan untuk
membeli merk tertentu, namun semoga beberapa informasi di bawah
ini dapat membantu dalam memutuskan satu produk madu yang
akan di beli.

Madu asli biasanya merupakan eksudat gula atau sari bunga yang
dikumpulkan, diubah, dan diikat dengan senyawa-senyawa tertentu
oleh lebah, tertutama Apis mellifera. Kualitas madunya sendiri
ditentukan oleh kualitas tanah tempat sumber nektar tumbuh,
sumber nektar, cuaca, derajat pemasakan, dan cara ekstraksi.

Madu asli ini sendiri dibedakan atas: Madu floral (madu
monofloral: dihasilkan dari satu jenis tanaman, dan madu
polyfloral; dihasilkan dari beberapa tanaman); Madu embun
(dihasilkan dari cairan hasil sekresi serangga tertentu yang
meletakkan eksudat gulanya pada tanaman, kemudian dikumpulkan
oleh lebah madu dan disimpan dalam sarang madu); dan Royal jelly
(sari madu), yakni madu yang dihasilkan (sebenarnya) khusus untuk
ratu lebah. Kadar gizi tertinggi terutama kandungan hormon
gonadotropin-nya. Harganya sedikit agak mahal. Karenanya kita
perlu mewaspadai barang tiruan jenis madu ini yang banyak
beredar. Dari cara menjualnya, madu asli dibedakan menjadi madu
cair (dijual setelah diekstrak dari sarangnya) dan madu sisir
(dijual masih utuh tertutup dalam sisirannya atau sarangnya).

Sayangnya di indonesia belum ada lembaga resmi yang indipendent
untuk menguji kualitas produk madu yang beredar di pasaran,
karenanya sulit untuk menentukan jenis produk yang mana yang
memiliki kualitas prima.

2.Terus tau asli ato gaknya dari mana yah ?

Ada beberapa cara untuk mengetahui keaslian madu (paling tidak
sejauh yang saya tahu yaa).

Pertama: ujian keaslian dapat dilakukan dengan cara mengocok madu
dalam botol pengemasnya. Madu asli biasanya setelah mengalami
proses pengocokan akan mengeluarkan buih, sedangkan madu palsu
tidak. Karenanya saat madu asli dalam botol, ia akan menekan
tutup botol sehingga ketika tutup botol dibuka, maka akan
terdengar suara letupan kecil.

Kedua: uji keaslian dapat juga dilakukan dengan cara meneteskan
madu pada selembar kertas. Madu yang berkategori palsu biasanya
akan lebih mudah diserap oleh kertas karena kadar air yang
dikandungnya lebih tinggi dibanding madu asli. Selain itu
intensitas rasa manis madu palsu akan terasa lebih "lengket" di
lidah. Sebaliknya pada madu asli, selain rasa manis akan
ditemukan pula rasa asam mengingat madu asli memiliki tingkat
keasaman (pH) sekitar 3,4 - 6,1.

Ketiga: penggunaan alat polarimeter dapat pula digunakan untuk
mengetahui keaslian madu. Madu asli secara optis akan memutar ke
kiri, sedangkan madu palsu akan memutar ke kanan.

3. Kalo bisa ada yang sharing ...ada ibu/bapak yang pernah pake
madu untuk anaknya ? dan gimana khasiatnya ?

Beberapa manfaat madu sejauh ini yang saya ketahui adalah:

1. Meningkatkan nafsu makan dan menurunkan tingkat morbiditas
(kesakitan)

Dari hasil penelitian Y Widiodo (2001), peneliti di Pusat
Penelitian dan Pengembangan Gizi Bogor ditemukan hasil bahwa
pemberian madu secara teratur setip harinya dapat menurunkan
tingkat morbiditas (panas dan pilek) sekaligus memperbaiki nafsu
makan pada balita.

Penelitian ini dilakukan pada balita pasien Klinik Gizi,
Puslitbang Gizi, yang menderita kurang energi protein (KEP)
akibat krisis moneter. Sample penelitianya sendiri terdiri dari
51 balita usia 13 - 36 bulan. Mereka dibagi menjadi dua kelompok,
pertama Kelompok Madu (25 orang) sebagai sampel, dan kedua
Kelompok Syrup (26 orang) sebagai kontrol. Kedua kelompok
sama-sama diberi tambahan vitamin B-kompleks dan vitamin C (50
mg).

Variabel yang diamati antara lain data antropometri (umur, bobot
badan, tinggi/panjang badan), sosial-ekonomi, recall konsumsi,
riwayat kesehatan anak pada saat sebelum, selama, dan sesudah
perlakuan sekitar dua bulan.

Hasil penelitian tsb menghasilkan data bahwa tingkat morbiditas
terhadap panas dan pilek kelompok madu atau sampel menurun, nafsu
makan meningkat, porsi dan frekuensi makan bertambah, sehingga
konsumsi energi dan protein mereka juga meningkat dibandingkan
dengan kelompok kontrol yang mendapat syrup.

Manfaat kesehatan pemberian madu yang terlihat dalam penelitian
tersebut antara lain disebabkan oleh dua hal. Pertama, madu
merupakan makanan yang mengandung aneka zat gizi sedangkan gula
hanya mengandung energi/ kalori. Kedua, madu ternyata juga
mengandung senyawa yang bersifat antibiotik.

2. Mengandung faktor pertumbuhan

Kandungan gizi utama madu yang terdiri dari senyawa karbohidrat
seperti gula fruktosa (41,0%), glukosa (35%), sukrosa (1,9%), dan
dekstrin (1,5%) akan menambah intake energi yang diperlukan oleh
balita.

Kadar protein dalam madu sendiri relatif kecil, sekitar 2,6%.
Tapi kandungan asam aminonya cukup beragam, baik asam amino non
esensial maupun esensial. Asam amino inilah yang turut pula
memberikan sebagian keperluan protein pada tubuh balita.

Jenis Vitamin yang terdapat dalam madu juga beraneka ragam
Beberapa vitamin yang tercatat ditemukan dalam madu antara lain
vitamin B1, vitamin B2, B3, B6, dan vitamin C. Demikian halnya
kandungan mineralnya yang terdiri dari kalium, natrium, kalsium,
magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur. Walaupun jumlahnya
relatif sedikit, namun mineral dari madu merupakan sumber ideal
bagi tubuh manusia karena imbangan dan jumlah mineral madu
mendekati kuantitas yang terdapat dalam darah manusia.

Madu juga mengandung zat antibiotik yang merupakan salah satu
keunikan madu. Dari penelitian Peter C. Molan (1992), peneliti di
Departement of Biological Sciences, University of Waikoto,
Hamilton, New Zealand dibuktikan bahwa madu mengandung zat
antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab
penyakit. Beberapa penyakit infeksi yang dapat "disembuhkan" dan
dihambat dengan mengkonsumsi madu secara teratur adalah batuk dan
demam , penyakit jantung, hati, paru, penyakit penyakit yang
dapat mengganggu fungsi mata, syaraf dan telinga plus infeksi
saluran pernafasan akut (ISPA).

Dari hasil penelitian Kamaruddin (1997), peneliti di Departement
of Biochemistry, Faculty of Medicine, Universiti of Malaya, di
Kualalumpur, ditemukan paling tidak terdapat empat faktor yang
bertanggung jawab terhadap aktivitas antibakteri pada madu, yaitu
kadar gula madu yang tinggi, senyawa radikal hidrogen peroksida,
tingkat keasaman madu yang tinggi, dan senyawa organik yang
bersifat antibakteri.

Kadar gula yang tinggi akan menghambat pertumbuhan bakteri
sehingga bakteri tak dapat hidup dan berkembang biak. Dengan
adanya senyawa radikal hidrogen peroksida maka dapat membunuh
mikroorganisme yang sifatnya patogen. Melalui tingkat keasaman
madu yang tinggi maka akan otomatis mengurangi pertumbuhan dan
daya hidup bakteri. Plus kandungan senyawa organik yang sifatnya
antibakteri. Sejauh ini, kandungan senyawa organik yang telah
diidentifikasi adalah polyphenol, flavonoid dan glikosida.

Untuk mendapatkan manfaat madu pada kesehatan tubuh secara
optimal hendaknya diperhatikan dosis penggunaannya dan
keteraturan pengkonsumsiannya. Dari beberapa rujukan, banyak
dianjurkan untuk memberikan 2-3 sdm 2 kali sehari untuk tindakan
penjagaan stamina dan kesehatan pada balita (Kalau dari
penelitian pak widodo diberikan dosis 20 gr perhari pada sampel
balita tsb). . Sedangkan untuk pengobatan, lebih baik madunya
dilarutkan dalam air agar lebih mudah di serap oleh tubuh.

Ada pula beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam
mengkonsumsi madu:

1. Madu yang berwarna lebih hitam biasanya lebih sehat di banding
yang warnanya lebih muda. Peneiliti di University of Illnois
menemukan bahwa kadar antioksidan dalam madu biasanya terkait
dengan warna yang madunya miliki. Semakin gelap warna madu, maka
semakin banyak kadar antioksidan yang ada. Seperti yang moms
ketahui, radikal bebas yang ada di tubuh dapat merusak sistem
informasi di sel sehingga dalam kasus ekstremnya dapat menimbukan
penyakit kanker dll (ini bagiannya bu dokter nih :)). Namun tetap
lho kita tidak mengandalkan efek antioksidan madu untuk
kesehatan karena bagaimanapun madu bukan pengganti makanan yang
sehat yang seharusnya di konsumsi.

2. Pengkonsumsian madu tidap dapat digunakan untuk menggantikan
konsumsi buah buahan dan sayur sayuran. Karena komposisi zat yang
ada di madu hanya sebagian kecil memenuhi kebutuhan zat gizi
manusia dalam sehari.

3. Madu sebaiknya tidak dikonsumsi pada anak usia di bawah 1
tahun. Robert Koch Institut Berlin dan Oesterreichische
Gesellschaft für Ernährung menyarankan agar bayi (0-12 bl) tidak
diberikan madu dalam makanan yang dikonsumsinya. Alasan yang
mereka kemukakan adalah kemungkinan munculnya penyakit
Saeuglingsbotulismus (waduh ndak tau nih istilah kedokteran yang
benar :D) yang timbul melalui kerja dari Bakteri Clostridium
botulinum. Penyakit di atas biasanya jarang terdiagnosa, namun
dapat menimbulkan kematian pada bayi. Penyakit ini biasanya
ditemukan hanya di usia pertama kehidupan sang anak, terutama
memiliki efek yang fatal khususnya di usia 6 bulan pertama.
"Hanya" di masa satu tahun pertama ini bakteri tersebut memiliki
kemungkinan menimbulkan penyakit Saeuglingsbotulismus dengan
proses "pengalih kekuasaan" di organ organ pencernaan kemudian
menghasilkan/membentuk gift (Botulinustoxin) di tempat tersebut.
Pada anak yang lebih tua dan dewasa kasus ini tak akan muncul,
kemungkinana karena di usia tersebut sudah terbentuk Darmflora
yang lebih stabil. Namun peringatan ini tidak berlaku pada
makanan jadi yang terkandung madu di dalamnya, karena proses
pemanasan biasanya telah mematikan si bakteri penyebab penyakit.

Wah panjang banget yaa..namun semoga bermanfaat.

Salaam,

Senin, 08 September 2008

Cara menguji madu asli atau bukan

Published in Ragam Minggu sore di TransTV di acara reportase melaporkan penipuan madu. Disebutkan dari total kebutuhan konsumen 30.000 ton per tahun, baru 8.000 ton per tahun yang dapat disupply oleh produsen madu asli. Selebihnya 22.000 ton per tahun disupply oleh madu imitasi atau palsu.

Madu palsu terbuat dari gula biang, pemanis, pengental dan berbagai bahan lainnya. Bagi konsumen yang mengkonsumi madu palsu bukan bertambah sehat tapi menjadi sakit dan kemungkinan kencing manis.

Sebenarnya potensi untuk mengembangkan produksi madu di Indonesia cukup tinggi karena banyaknya perkebunan di Indonesia yang dikelola oleh perhutani sehingga dapat menghasilkan madu dengan aneka macam rasa seperti kopi, pisang, strawberry maupun rasa yang lainnya. Rasa ini ada karena lebah menkonsumsi sari dari pepohonan di perkebunan dimana lebah itu ditangkarkan.

Cara menguji apakah madu itu asli atau tidak adalah sebagai berikut :

Sediakan air mineral dalam dua gelas, tuangkan madu baik yang palsu maupun asli.

Jika palsu maka air akan keruh karena sebenarnya yang palsu adalah sejenis sirup sedangkan
jika asli maka air akan tetap bening dan madu akan menggumpal karena madu yang asli mempunyai kadar air yang rendah

Madu dan Gizi Balita

Madu dan gizi balita

Balita Anda susah makan? Sebelum menderita kurang gizi, beri dia madu setiap hari. Dari penelitian terbukti, madu bisa menambah nafsu makan, menurunkan tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek, di samping itu lengkap kandungan gizinya.

Memberi makan anak-anak usia di bawah lima tahun (balita) memang gampang-gampang susah. Kalau si anak punya nafsu makan tinggi, orang tua tidak bakal repot. Diberi makan apa saja balita itu akan menyantapnya dengan lahap. Sebaliknya, anak balita yang bernafsu makan rendah atau susah makan, membuat orang tua sering kewalahan, bahkan hampir kehilangan akal untuk membujuknya makan.

Berbagai jenis makanan dicobakan. Reaksi si anak cuma membuang kembali makanan di mulutnya bila tidak sesuai kesukaannya. Celakanya, makanan kesukaannya justru kurang bergizi. Padahal, variasi makanan sangat perlu. Kalau keadaan ini berlanjut bisa-bisa si anak menderita kurang makan dan kurang gizi, sehingga mudah sakit. Akibat semua itu proses tumbuh kembangnya menjadi tidak normal. Yang paling merisaukan, bila ia menjadi bagian dari generasi tanpa masa depan (lost generation).

Meningkatkan nafsu makan

Untunglah ada hasil penelitian Y. Widodo. Peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi di Bogor ini, tahun lalu membawa kabar gembira bagi para orang tua yang memiliki anak kurang energi protein (KEP). Ia melaporkan bahwa pemberian madu secara teratur setiap hari dapat menurunkan tingkat morbiditas (panas dan pilek) dan memperbaiki nafsu makan anak balita.

Penelitian dilakukan terhadap balita pasien Klinik Gizi, Puslitbang Gizi, yang menderita kurang energi protein (KEP) akibat krismon. Ada 51 balita usia 13 - 36 bulan yang terlibat dalam penelitian. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, pertama Kelompok Madu (25 orang) sebagai sampel, dan kedua Kelompok Sirop (26 orang) sebagai kontrol. Kedua kelompok sama-sama diberi tambahan vitamin B-kompleks dan vitamin C (50 mg).

Indikator yang diamati antara lain data antropometri (umur, bobot badan, tinggi/panjang badan), sosial-ekonomi, recall konsumsi, riwayat kesehatan anak pada saat sebelum, selama, dan sesudah perlakuan sekitar dua bulan.

Hasil penelitian menunjukkan, tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek kelompok madu atau sampel menurun, nafsu makan meningkat, porsi dan frekuensi makan bertambah, sehingga konsumsi energi dan protein mereka juga meningkat dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mendapat sirop.

Manfaat kesehatan pemberian madu yang tampak dalam penelitian tersebut antara lain disebabkan oleh dua hal. Pertama, madu merupakan makanan yang mengandung aneka zat gizi sedangkan gula hanya mengandung energi atau kalori. Kedua, madu ternyata juga mengandung senyawa yang bersifat antibiotik.

Mengandung faktor pertumbuhan

Kandungan gizi utama madu adalah aneka senyawa karbohidrat seperti gula fruktosa (41,0%), glukosa (35%), sukrosa (1,9%), dan dekstrin (1,5%). Karbohidrat madu ikut menambah pasokan sebagian energi yang diperlukan balita.

Kadar protein dalam madu relatif kecil, sekitar 2,6%. Namun kandungan asam aminonya cukup beragam, baik asam amino esensial maupun non-esensial. Asam amino tersebut turut pula memasok sebagian keperluan protein tubuh balita.

Vitamin yang terdapat dalam madu antara lain vitamin B1, vitamin B2, B3, B6, dan vitamin C. Sementara mineral yang terkandung dalam madu antara lain kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur. Meskipun jumlahnya relatif sedikit, mineral madu merupakan sumber ideal bagi tubuh manusia karena imbangan dan jumlah mineral madu mendekati yang terdapat dalam darah manusia.

Penelitian menunjukkan, madu juga mengandung faktor pertumbuhan. Dilaporkan, stek batang pohon yang dicelupkan dalam madu akan lebih cepat berakar dan tumbuh lebih baik dibandingkan dengan stek yang ditanam tanpa perlakuan madu.

Madu juga mengandung zat antibiotik. Kandungan ini merupakan salah satu keunikan madu. Penelitian Peter C. Molan (1992), peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, di Hamilton, Selandia Baru membuktikan, madu mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit.

Beberapa penyakit infeksi berbagai patogen yang dapat “disembuhkan” dan dihambat dengan (minum) madu secara teratur antara lain penyakit lambung dan saluran pencernaan; penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk dan demam; penyakit jantung, hati, dan paru; penyakit-penyakit yang dapat mengganggu mata, telinga, dan syaraf.

Berdasarkan hasil penelitian Kamaruddin (1997), peneliti dari Departement of Biochemistry, Faculty of Medicine, Universiti of Malaya, di Kualalumpur, paling tidak ada empat faktor yang bertanggung jawab terhadap aktivitas antibakteri pada madu. Pertama, kadar gula madu yang tinggi akan menghambat pertumbuhan bakteri sehingga bakteri tersebut tidak dapat hidup dan berkembang.

Kedua, tingkat keasaman madu yang tinggi (pH 3.65) akan mengurangi pertumbuhan dan daya hidupnya sehingga bakteri tersebut merana atau mati. Ketiga, adanya senyawa radikal hidrogen peroksida yang bersifat dapat membunuh mikroorganisme patogen. Dan faktor keempat, adanya senyawa organik yang bersifat antibakteri. Senyawa organik tersebut tipenya bermacam-macam. Yang telah teridentifikasi antara lain seperti polyphenol, flavonoid, dan glikosida.

Takaran minum madu

Untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari madu, cairan manis yang menjadi cadangan makanan koloni lebah ini harus dikonsumsi secara teratur. Dalam penelitian Widodo tersebut balita sampel diberi madu sebanyak 20 gram setiap hari. Madu tersebut tidak dianjurkan untuk bayi usia 0 - 4 bulan, karena makanan pertama dan yang utama untuk mereka adalah air susu ibunya (ASI). Setelah usia 4 bulan baru boleh diberi madu seiring dengan pemberian makanan tambahan sesuai anjuran.

Menurut Muhilal, 2-3 sendok makan madu 2 X sehari sudah cukup memadai untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Namun untuk penyembuhan atau pengobatan, madu lebih baik dikonsumsi dalam bentuk larutan dalam air karena akan memudahkan penyerapannya di dalam tubuh. Madu tersebut sebaiknya dikonsumsi dua jam sebelum makan atau tiga jam sesudah makan.

Selain menambahkan madu pada menu makanan balita secara teratur, tentu saja berbagai upaya kesehatan lainnya seperti pengobatan medis, pemberian makanan tambahan, dan imunisasi umum, harus pula dilakukan. Upaya tersebut akan lebih mempercepat upaya pemulihan kesehatan dan perbaikan gizi balita, terutama yang susah makan, sehingga mereka terhidar kemungkinan menjadi generasi tanpa masa depan.

Apiterapi, Sengat dan Madu Lebah

Rabu, 18 Juni 2008 13:54:07 Klik: 1447

Disebutkan dalam Alquran surat An Nahl ayat 68-69, di dalam madu lebah terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Produk turunan yang dihasilkan lebah ada 13 buah, di antaranya madu, propolis, royal jelly, pollen, bee venom, lilin lebah, madu sarang, roti lebah, larva lebah, dan phedra.

Kata aphitherapy (apiterapi) adalah perpaduan bahasa Latin, aphis berarti lebah dan therapy, pengobatan. Apiterapi didefinisikan sebagai upaya pengobatan komplementer untuk tujuan prefentif, kuratif, dan rehabilitasi menggunakan lebah dan produk turunannya.

Ribuan Tahun
Penggunaan madu lebah untuk kesehatan, kata Dr. Adji Suranto, Sp.A, dari Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur (PDPKT) DKI Jakarta, telah diketahui sejak ribuan tahun lalu. Lukisan karang zaman batu (6000 SM) memperlihatkan kegiatan honey hunting.

Bukti tertua penggunaan madu untuk mengobati infeksi kulit dan luka, borok, penyakit mata dan telinga, tertulis dalam keramik bangsa Samaria (2000 SM). The Ebers Papyrus (1550 SM) mencatat resep-resep madu untuk pemakaian luar, yaitu untuk terapi kebotakan, luka bakar, abses, dan pereda nyeri.

Madu juga dimanfaatkan untuk menyembuhkan luka usai pembedahan, termasuk sunat, supositoria, mengurangi peradangan, serta meredakan kaku sendi. Hingga tahun 1990, katun yang direndam dalam jus lemon dan madu masih digunakan sebagai alat kontrasepsi.

Penggunaan sengat lebah untuk terapi nyeri sendi dan artritis telah lama dilakukan oleh bangsa Yunani. Pelopornya adalah bapak kedokteran modern, Hippocrates.
Tahun 1888, Dr. Philip Tere dari Perancis meneliti hubungan antara sengat lebah dan rematik. Sebelumnya, tahun 1864, Prof. Libowsky melaporkan kesembuhan pasiennya yang menderita rematik dan neuralgia setelah diterapi dengan sengatan lebah.

Pengobatan menggunakan sengat (bisa) lebah dikenal sebagai apipuntur. Apipuntur, kata Dr. Adji, adalah bagian dari apiterapi. Apipuntur memanfaatkan bee venom dan metode akupuntur. Lebah untuk terapi ini jenis Apis mellifera dan Apis cerana. Apipuntur sendiri merupakan bagian dari apiterapi.

Sengat atau racun lebah sangat baik untuk menormalkan segala aktivitas pembuluh darah dan saraf. “Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengat lebah mengandung melitin, apamin, peptida 401 (MDC), inhibitor protease, dan norepinephrine,” kata dokter yang mendalami pengobatan komplementer sejak tahun 1999 ini.

Apiterapi secara umum dimanfaatkan untuk meredakan gangguan rematik, masuk angin, flu, salah urat, hingga penyakit berat, seperti darah tinggi, diabetes, dan kanker. Cara ini pun diklaim efektif untuk mengobati penyakit degeneratif, seperti stroke.

Kombinasi
Dalam praktik apipuntur, dituturkan Dr. Adji, sengat lebah yang dimasukkan ke dalam tubuh dilakukan dengan dua cara, yakni langsung (direct bee sting) dan lewat suntikan berisi racun lebah. “Racun lebah diambil dari antibodi murni seseorang yang sudah sering disengat lebah,” katanya.

Jumlah sengatan tergantung pada jenis penyakit. Namun, satu sengatan di titik-titik tertentu dianggap cukup sebagai perkenalan. “Dalam terapi berikutnya, titik-titik tersebut disengat lagi, tetapi tidak boleh lebih dari 10 sengatan,” ujar pria satu anak ini.

Sengatan lebah yang sedang bereaksi di tubuh ditandai dengan ketidaknormalan sejenak yang sifatnya individual. Reaksi pasien berbeda-beda, apakah sebelumnya pernah disengat lebah atau tidak.

Biasanya pasien akan mengalami reaksi lokal dan sistemik. Ciri reaksi lokal adalah pembengkakan di sekitar lokasi sengatan, gejala klinisnya gatal, nyeri, dan kaku. Reaksi sistemik berupa demam, lemas, telinga berdengung, dan pusing.

Menurut Dr. Adji, bila reaksi itu terjadi pada pasien yang sensitif, diganti dengan pemberian obat antihistamin selama 10 hari. Selanjutnya baru boleh dilakukan apiterapi lagi. Kondisi di atas, kata dokter lulusan FKUI 1988 ini, adalah alamiah karena racun lebah sedang bereaksi di dalam tubuh. Seperti saat kita diimunisasi.

Untuk menetralkan kondisi tersebut, ia menganjurkan konsumsi madu dan mengoleskan minyak gosok di bagian yang bengkak dan gatal. Karena itu, terapi sengat lebah akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan pemberian madu, propolis, pollen, atau royal jelly.

Meski dikombinasi, tidak semua jenis penyakit bisa disembuhkan dengan terapi yang sama. Contohnya, untuk kencing manis, terapi tambahan yang digunakan adalah pollen dan propolis. Untuk gangguan katarak, selain sengat lebah, terapinya berupa tetes mata madu trigona dan madu lebah.

Untuk gangguan rematik, ada dua titik yang disengat, yakni titik lokal di mana yang sakit dan titik sistemik, yaitu titik akupuntur zusanli (daerah bercekung di bawah lutut). Selain sengatan di titik itu ditambah konsumsi royal jelly, propolis, dan citosan.
Terapi apipuntur dilakukan dalam 12 kali pertemuan.

“Biasanya pada kunjungan pertama titik yang disengat hanya satu. Hari berikutnya ditambah satu titik sengatan lagi. Begitu seterusnya. Lamanya sengatan antara 10-15 menit. Setelah itu bisa diulang lagi,” katanya.

Pemanfaatan apipuntur, tambah Dr. Adji, ditentukan oleh jenis penyakit, umur pasien, dan kontraindikasinya. Wanita hamil, bayi, anak-anak, dan orang lanjut usia dianjurkan tidak menjalani terapi ini.
Mau coba? @ Hendra Priantono

MADU MASKER WAJAH ALAMI

04/08/2008 00:18
Madu Masker Wajah Alami
Tiara Anisa, Kontributor INILAH.COM


(cooldesak.com)
INILAH.COM, Jakarta - Ketika Anda menghabiskan waktu di luar ruangan, Anda tidak sadar hal apa saja yang mungkin menyerang kulit cantik Anda. Matahari, keringat, angin bisa membuat kulit iritasi, berminyak, dan kering. Kesimpulannya: 'berantakan'.


Tetapi jangan khawatir. Anda bisa memberikan pertolongan pertama, seperti saran Linda Collins dari Salon of Blue, yaitu asam laktat dalam yogurt bisa melembutkan dan menyejukkan kulit Anda, sedangkan madu bisa membersihkan dan melembabkan kulit.


Tepatnya bahan-bahan yang Anda butuhkan adalah satu cup yogurt, dua setengah sendok makan madu tanpa rasa, satu sendok makan perasan air jeruk (untuk kulit berminyak), kapas, dan air hangat.


Kemudian mulailah dengan mencampur yogurt dan madu dalam sebuah mangkuk. Khusus untuk kulit berminyak, tambahkan satu sendok teh perasan air jeruk, yang berfungsi menyerap minyak yang berlebih.

Sebelum menggunakan campuran ini, Anda bisa mencobanya dengan mengoleskan campuran pada bagian belakang telinga. Tunggulah satu jam untuk melihat apakah terjadi iritasi atau tidak. Jika tidak iritasi, mulailah oleskan masker pada wajah dan leher yang sudah dibersihkan sebelumnya.


Diamkan selama lima menit. Setelah lima menit, bersihkan masker dengan air hangat kemudian keringkan. Kemudian lanjutkan dengan menggunakan pelembab yang biasa Anda gunakan, ulangi selama dua kali dalam sepekan. [L1]

Tags : madu, masker wajah

Madu cegah Amputasi pasien Diabetes

Mengoleskan madu pada bagian kaki yang luka, merupakan alternatif untuk menghindari terjadinya amputasi pada pasien diabetes. Hal tersebut dibuktikan oleh seorang dokter dari Universitas Wisconsin, AS, yang berhasil membantu pasien-pasiennya menghindari amputasi. Kini ia berencana menyebarkan terapi madu tersebut.

Menurut Profesor Jennifer Eddy dari University School of Medicine and Public Health, madu bisa membunuh bakteri karena sifat asamnya, selain itu madu juga efektif menghindari sifat kebal bakteri akibat penggunaan antibiotik. “Ini adalah hal yang penting dalam dunia kesehatan,” katanya. Dalam terapi madu ini, bagian yang luka baru bisa diolesi setelah kulit mati dibersihkan.

Pasien diabetes memang seharusnya sejak dini memerhatikan secara serius bagian kaki, terutama untuk mencegah terjadinya luka yang berlanjut dengan infeksi. Memberi perhatian serius pada kaki dengan melakukan kontrol yang baik terhadap penyakit diabetes yang diidap disebabkan timbulnya gangguan pada kaki penderita diabetes.

Gangguan itu berupa kerusakan pada saraf dan kerusakan pembuluh darah dan infeksi yang membuat penderita diabetes mengalami mati rasa (baal) pada kakinya. Karena itu, biasanya penderita diabetes tidak menyadari terjadinya luka pada kaki karena tak langsung tampak.

Terapi madu telah digunakan sebagai pengobatan alternatif di Eropa, bahkan di Selandia Baru terapi ini dipakai untuk mengobati sulit tidur. Profesor Eddy mulai tertarik untuk mencoba terapi madu setelah mengetahui tradisi penggunaan madu dalam dunia pengobatan masa lampau.

Ia mulai melakukan uji coba sejak enam tahun lalu. “Saya mulai mencoba terapi ini setelah segala pengobatan gagal. Sejak kami memakai madu, penggunaan semua jenis antibiotik kami hentikan dan berhasil,” katanya. Sampai saat ini penelitian tersebut masih berlanjut dan diharapkan selesai pada tahun 2008 atau 2009.

Publikasi di: Kompas.com
Sumber: AFP
Penulis: An

MADU UNTUK SAKIT TENGGOROKAN

Tuesday, 30 January 2007

Sumber bahan pemanis selain gula adalah madu. Cairan kental dan manis ini juga kerap digunakan sebagai olesan untuk roti dan juga penambah rasa pada berbagai makanan. Madu juga memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh. Madu dihasilkan oleh lebah madu (Apis mellifera). Cairan manis yang dikeluarkannya didapat dari nektar bunga dan tepung sari. (Nektar adalah cairan manis yang terdapat pada bunga yang biasa diserap lebah, merupakan bahan utama untuk madu.) Untuk menghasilkan satu kilogram madu sekitar seribu ekor lebah harus mendatangi sekitar lima juta bunga. Nektar yang dibawa pulang oleh lebah diolah menjadi madu dalam sarangnya.



Komponen utama madu adalah dekstrosa dan levulosa. Madu berkadar kalium, besi, dan mineral lain yang lebih tinggi daripada gula. Madu tak disukai semut karena diduga madu mengandung zat penolak semut. Karena madu berasal dari berbagai jenis nektar bunga, maka kandungan, susunan, dan penampilan madu berbeda-beda. Madu dari lebah yang diternakkan menghasilkan madu yang berkualitas lebih tetap karena pohon bunganya juga dibudidayakan. Bunga yang biasanya untuk lebah madu adalah dari jenis tanaman randu, kopi, cengkeh, lengkeng, apel, dan lain-lainnya. Namun, banyak orang yang menyukai madu yang berasal dari hutan. Sejak peradaban kuno madu dianggap sebagai minuman dewa dan menyebabkan panjang umur, bahkan kehidupan abadi.


Orang Mesir, Romawi, dan Yunani kuno menggunakan madu untuk kue, minuman, dan bumbu kue serta daging. Madu mengikat molekul air sehingga kue tak mengering dan mengeras bila dipanggang. Cairan ini juga digunakan dalam berbagai es krim dan puding. Dalam Islam juga dibahas tentang kegunaan madu dari lebah dengan khasiatnya. Seperti tertulis pada Al Qur'an surat An Nahl ayat 68-69, madu itu adalah syifa' (penawar) kepada manusia. Di Eropa ada sistem pengobatan dengan menggunakan lebah dan madunya.



Sistem pengobatan itu dinamakan apitheraphy yang dirintis oleh Profesor Bernard Descottes dari Prancis. Madu di Indonesia tak mengkristal. Bila mengkristal, maka madu itu bisa saja dicampur gula. Namun, di negara subtropis madu yang mengkristal biasa ditemui. Ini disebut sebagai creamed honey. Khasiat yang dikandung madu antara lain sebagai antiradang dan sering digunakan untuk menyembuhkan sakit tenggorokan. Di samping itu, madu juga berkhasiat menyegarkan badan, menghilangkan lesu, letih, lelah, loyo, dan lemah. Para peneliti yakin, madu dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai luka termasuk luka bakar, bisul-bisul kaki, dan luka setelah operasi. Khasiat ini didapatkan dari kandungan hydrogen peroxide yang dapat membunuh kuman dan mencegah yang bakteri lain berkembang.

Sumber: Republika Online

KEAJAIBAN MADU

Tuesday, 30 January 2007
Oleh: Harun Yahya

Tahukah Anda, betapa madu merupakan sumber makanan penting yang disediakan Allah untuk manusia melalui serangga kecil ini?

Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.
(QS. Al Jatsiyah, 45: 13)



Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nektar dan serbuk sari. Di samping itu, dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga, yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon.




Sebagaimana firman Allah dalam Al Quran, madu adalah "obat bagi manusia". Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. Konferensi tersebut membahas pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari, dan propolis dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter Rumania mengatakan bahwa ia mengujikan madu untuk pengobatan pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh total. Para dokter Polandia juga menyatakan dalam konferensi tersebut bahwa resin lebah dapat membantu penyembuhan banyak penyakit seperti wasir, masalah kulit, penyakit ginekologis, dan berbagai penyakit lainnya.

Dewasa ini, apikultur dan produk lebah telah membuka cabang penelitian baru di negara-negara yang sudah maju dalam hal ilmu pengetahuan. Manfaat madu lainnya dapat dijelaskan di bawah ini:

Mudah dicerna: Karena molekul gula pada madu dapat berubah menjadi gula lain (misalnya fruktosa menjadi glukosa), madu mudah dicerna oleh perut yang paling sensitif sekalipun, walau memiliki kandungan asam yang tinggi. Madu membantu ginjal dan usus untuk berfungsi lebih baik.

Rendah kalori: Kualitas madu lain adalah, jika dibandingkan dengan jumlah gula yang sama, kandungan kalori madu 40% lebih rendah. Walau memberi energi yang besar, madu tidak menambah berat badan.

Berdifusi lebih cepat melalui darah: Jika dicampur dengan air hangat, madu dapat berdifusi ke dalam darah dalam waktu tujuh menit. Molekul gula bebasnya membuat otak berfungsi lebih baik karena otak merupakan pengonsumsi gula terbesar.

Membantu pembentukan darah: Madu menyediakan banyak energi yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan darah. Lebih jauh lagi, ia membantu pembersihan darah. Madu berpengaruh positif dalam mengatur dan membantu peredaran darah. Madu juga berfungsi sebagai pelindung terhadap masalah pembuluh kapiler dan arteriosklerosis.

Membunuh bakteri: Sifat madu yang membunuh bakteri disebut "efek inhibisi". Penelitian tentang madu menunjukkan bahwa sifat ini meningkat dua kali lipat bila diencerkan dengan air. Sungguh menarik bahwa lebah yang baru lahir dalam koloni diberi makan madu encer oleh lebah-lebah yang bertanggung jawab merawat mereka-seolah mereka tahu kemampuan madu ini.

Royal jelly: Royal jelly adalah zat yang diproduksi lebah pekerja di dalam sarang. Zat bergizi tinggi ini mengandung gula, protein, lemak, dan berbagai vitamin. Royal jelly digunakan untuk menanggulangi masalah-masalah yang disebabkan kekurangan jaringan atau kelemahan tubuh.

Jelaslah bahwa madu, yang diproduksi jauh melebihi jumlah kebutuhan lebah, dibuat untuk kepentingan manusia. Dan telah jelas pula bahwa lebah tidak dapat melakukan tugas-tugas yang sedemikian sulit "dengan sendirinya".

MANFAAT MADU

Manfaat madu
Mar 18th, 2008 by msdewi

Banyak sekali manfaat madu, di antaranya untuk stamina tubuh. Aku sudah coba terapkan untuk anak-anakku, mereka disuapi sesendok madu setiap harinya. Sampai saat ini yang terasa, kayaknya mereka sudah sangat jarang ke dokter. Untuk mengatasi radang, yang biasanya sering diderita anakku, aku menambahkan beberapa tetes jeruk nipis. Temanku malah menyarankan pakai geprekan bawang putih, tapi karena aku membayangkan rasa bawang putih yang cukup tajam untuk anak-anak, makanya aku ganti jeruk nipis. Memang aku sendiri belum mendapatkan bukti penelitian mengenai bahan-bahan ini, tapi cukup manjur kok.

Dan ternyata aku juga dikirimi imel oleh temanku yang lain mengenai manfaat lain dari madu, yang dipadu dengan kayu manis. Boleh juga nih jadi contekan …

Mengatasi kerontokan rambut: dengan menggunakan minyak zaitun panas + 1 sdm madu + 1 sdt kayu manis bubuk, dioleskan ke kepala, diamkan sekitar 15 menit lalu basuh. Bahkan katanya didiamkan 5 menitpun, sudah cukup efektif.
Infeksi kandung kemih: campurkan 2 sdm bubuk kayu manis + 1 sdt madu ke dalam segelas air suam-suam kuku, kemudian minum. Gunanya membunuh kuman-kuman di dalam kandung kemih
Sakit gigi: campurkan 1 sdt bubuk kayu manis + 5 sdt madu
Kolesterol:2 sdm madu + 3 sdt bubuk kayu manis + 16 ounce (16 kali 28 gram kitra-kira 1 pon = 454 gram) air teh. Ramuan ini dapat menurunkan kolesterol darah sampai 10 persen dalam 2 jam. Madu murni yuang diminum sehari-hari meringankan gangguan kolesterol.
Pilek: gunakan 1 sdm madu suam-suam kuku + 1/4 sdt bubuk kayu manis, setiap hari selama 3 hari. Ramuan ini dapat mengobati batuk dan pilek kronis, juga membersihkan sinus.
Mandul: 2 sdm madu yang dikonsumsi secara teratur sebelum tidur berefek menyuburkan. Mengkonsumsi bubuk kayu manis berguna juga untuk memperkuat rahim. Bagi yang sulit hamil, mungkin dapat diciba mengoleskan madu dan 1 sdt bubuk kayu manis pada gusinya, sehingga nanti akan bercampur dengan air ludah dan memasuki tubuh.
Sakit perut: Campuran madu dan kayu manis selain mengobati sakit perut, juga membersihkan perut dan mengobati bisul sampai ke akar-akarnya.
Kembung: campuran madu dan kayu manis dapat mengurangi gas di dalam perut, ini katanya sudah dibuktikan oleh penelitian di India dan Jepang.
Bau napas: 1 sdt madu ditambah bubuk kayu manis yang dicampur dengan air panas, dapat membuat napas segar sehari penuh.
Sakit kepala karena sinus: dapat disembuhkan dengan meminum campuran madu dan jus jeruk.
Kelelahan: Segelas air + 1/2 sdm madu ditaburi bubuk kayu manis dapat meningkatkan vitalitas tubuh. Diminum setiap hari setelah menggosok gigi dan sekitar jam 3 di saat vitalitas tubuh menurun.
Kanker: Minum 1 sdm madu + 1 sdt madu setiap hari selama 3 bulan. Kanker perut dan tulang stadium lnjut dapat disembuhkan dengan ramuan ini, dan telah dibuktikan melalui riset di Jepang dan Australia.
Kelebihan berat badan: caranya minum secara teratur segelas air yang direbus bersama dengan madu dan bubuk kayu manis setiap pagi 1/2 jam sebelum makan atau perut dalam keadaan kosong. Sangat berguna bahkan untuk orang yang sangat gemuk. Ramuan ini untuk menghindari lemak terakumulasi di dalam tubuh.
Influenza: Madu sudah dibuktikan oleh ilmuwan Spanyol dapat membunuh kuman influenza dan menyembuhkan pasien dari flu. Maka minumlah madu, ketika terasa akan flu.
Jerawat: sebelum tidur, oleskan 3 sdm madu + 1 sdt bubuk kayu manis pada wajah. Jika rutin dilakukan selama 2 minggu, dapat menyembuhkan jerawat sampai ke akar-akarnya.
Infeksi kulit: ambil satu bagian madu dan satu bagian bubuk kayu manis, oleskan pada bagian kulit yang sakit
Mencegah penuaan: Rebus 3 cangkir air + 4 sdm madu dan 1 sendok bubuk kayu manis, minum sebanyak 4 kali sehari, dapat menjadikan kulit segar halus, dan mencegah penuaan.
Arthritis (radang sendi/encok): campurkan 1 bagian madu dan 5 bagian air, ditambah 1 sdt kecil bubuk kayu manis, pijatkan ke bagian yang sakit secara perlahan. Atau untuk penderita arthritis, dapat meminum campuran secangkir air panas + 1 sendok madu + 1 sdt kecil bubuk kayu manis setiap hari, pagi dan malam.
Penyakit jantung: Madu dan kayu manis dapat mengurangi kolesterol dalam pembuluh arteri dan mengurangi resiko serangan jantung, juga memperlancar pernapasan dan m emperkuat detak jantung. Bisa caranya dengan mengoleskan campuran madu dan kayu manis pada roti di saat sarapan setiap harinya.
(Sumber : KapanLagi.com)

Madu "Makanan Istimewa" untuk Kebugaran Tubuh

Madu "Makanan Istimewa" untuk Kebugaran Tubuh
Oleh Kompas Cyber Media
Madu ternyata tak cuma nikmat diminum. Si kental manis asam ini juga baik untuk kesehatan tubuh pengonsumsinya. Bahkan, ia sudah mulai dilirik sebagai bahan obat.

Padahal, sebenarnya madu merupakan cadangan pakan bergizi tinggi bagi anak-anak lebah. Wajar kalau kemudian madu dimasukkan ke dalam kelompok bahan makanan bergizi oleh manusia.

Sebagian masyarakat Indonesia yakin kalau madu merupakan cairan alami yang enak dan manis. Kita juga beranggapan, madu kental itu sebagai "makanan istimewa" untuk kebugaran tubuh. Serta katanya, mampu menjaga lestarinya kemampuan seksual seseorang. Menurut sumber kepustakaan, setiap 1.000 g madu bernilai 3.280 kalori. Nilai kalori 1 kg madu sama dengan 50 butir telur atau 5,575 l susu, atau 1,680 kg daging.

Sebetulnya, khasiat madu amat berkaitan dengan kandungan gulanya yang tinggi. Yakni fruktosa 41%, glukosa 35%, dan sukrosa 1,9%. Serta unsur kan-dungan lainnya, seperti tepung sari ditambah berbagai enzim pencernaan. Lalu ada vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, antibiotika, dan lainnya.

Meski sama manisnya, perlakuan tubuh manusia terhadap madu yang manis itu berbeda dibandingkan dengan gula atau gula pasir. Madu dapat diproses langsung menjadi glukogen, sedangkan gula harus diproses terlebih dulu oleh enzim pencernaan di usus. Dengan demikian tubuh manusia bisa lebih cepat merasakan manfaat madu dibandingkan dengan gula pasir. Dari beberapa hal itu, rasanya bisa disimpulkan kalau madu bisa memberikan manfaat sangat penting dalam kehidupan manusia.

Selasa, 02 September 2008

Kediaman Lebah Sebagai Antibiotik dan Antikanker




SELAMA ini kita telah mengenal madu dan royal jelly sebagai produk yang
dihasilkan serangga lebah. Padahal masih ada produk-produk lain yang dihasilkan lebah selain madu dan royal jelly, yang juga banyak manfaatnya bagi manusia. Salah satunya adalah propolis.

Propolis adalah sejenis resin yang karena bentuknya lengket seperti lem, disebut sebagai bee glue. propolis sebenarnya dihasilkan lebah dengan cara mengumpulkan resin-resin dari berbagai macam tumbuhan, kemudian resin ini bercampur dengan saliva dan berbagai enzim yang ada pada lebah sehingga menjadi resin yang berbeda dengan resin asalnya.

Karena sumbernya bermacam-macam, maka warna, komposisi, dan khasiat propolis bisa bervariasi. propolis bisa berwarna kuning sampai coklat tua, bahkan ada yang transparan. Komposisi kimia propolis terdiri dari flavonoid yang meliputi hampir 50 % dari komposisi propolis, asam kafeat, asam ferulat, dan mineral dalam jumlah kecil.

Penggunaan propolis sebagai obat sebenarnya sudah dilakukan sejak abad ke 12. Orang-orang Yunani dan Romawi telah menggunakan propolis untuk mengobati bengkak. Orang mesir selain menggunakan propolis sebagai obat, juga memakainya sebagai perekat pada pembuatan kano. Bagi lebah sendiri propolis berfungsi melindungi seluruh sarang dan tempat lebah ratu menyimpan telurnya dari hama yang menyebabkan kebusukan telur-telurnya yaitu Bacillus larvae.

Hal inilah yang mendasari digunakannya propolis sebagai antibiotik. Kemudian dilakukan berbagai penelitian mengenai efek antibiotik propolis terhadap berbagai mikroba. Hasil penelitian yang dimulai Karimova sejak tahun 1975 terhadap Bacillus de koch dan kemudian diikuti peneliti-peneliti lain menunjukkan, propolis memiliki efek bakterisidal terhadap Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Streptococcus, Streptomyces, Streptomyces sobrinus, Saccharomyces cerevisiae, Escherichia coli, Salmonella dan Shigella, Giardia lambia, Bacteroides nodocuc, Klebsiella pneumoniae, selain itu juga efektif sebagai fungisida pada Candida albicans, Aspergillus niger, Botrytis cinerea dan Ascosphaera apis.

Uniknya hasil penelitian menunjukkan, propolis lebih efektif bila diuji efeknya secara in vivo daripada in vitro. Hal ini disebabkan karena propolis bisa berfungsi sebagai imunostimulan, yang merangsang fungsi berbagai organ dan menginduksi system pertahanan tubuh menjadi lebih kebal terhadap kuman penyakit.

Kelebihan propolis dibanding antibiotik lainnya adalah efek sampingnya yang kecil. Satu-satunya efek samping yang terjadi dan itu pun jarang yaitu timbulnya reaksi alergi bila digunakan secara lokal. Sedangkan bila diberikan peroral tidak ada efek samping yang terjadi. Kelebihan lain yaitu tidak menimbulkan resistensi. Antibiotik seperti penisilin dapat menimbulkan resistensi karena bakteri bisa memperbaharui diri menjadi lebih kebal terhadap penisilin. Tetapi bakteri ataupun virus tidak bisa menjadi kebal terhadap propolis. Selain itu, propolis sebagai antibiotik memiliki selektifitas yang tinggi. Propolis hanya membunuh kuman penyebab penyakit saja sedangkan mikroba yang berguna seperti flora usus tidak terganggu oleh propolis. Zat aktif yang diketahui bersifat antibiotik pada propolis adalah asam ferulat. Zat ini efektif terhadap bakteri gram positif dan negatif. Asam ferulat juga bersifat agglutinating (berperan dalam pembekuan darah), sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengobati luka dan diberikan dalam bentuk salep.

“Propolis” sebagai antikanker

Berdasarkan penelititan yang dilakukan S. Scheller, dkk yang menguji efektifitas antikanker dari ekstrak etanol propolis (EEP) pada mencit yang diinduksi dengan ehrlich carcinoma cells menunjukkan, mencit yang bisa bertahan hidup lebih banyak setelah diberi EEP. Efek antikanker EEP terhadap Ehrlich Carcinoma cells ini berkaitan dengan kandungan flavonoid pada propolis.

Flavonoid mempengaruhi tahapan metabolisme sel kanker misalnya dengan cara menghambat penggabungan timidin, uridin, dan leucin dengan sel kanker tersebut sehingga dapat menghambat sintesis DNA sel kanker. Peranan flavonoid sebagai antikanker juga diperkuat oleh eksperimen lain yang menggunakan hidrokarbon aromatic polisiklik sebagai penginduksi kanker.

Mekanisme penghambatan terhadap hidrokarbon aromatic polisiklik berkaitan dengan penghambatan stimulasi metabolik yang diinduksi oleh hidrokarbon aromatic polisiklik dan memengaruhi aktivitas beberapa sel promoter. Flavonoid ini merupakan sua tu zat yang banyak terdapat pada tumbuhan, tetapi dalam propolis berada dalam bentuk terkonsentrasi.

Dengan sistem metabolismenya, lebah membuat flavonoid dari tumbuhan itu lebih efektif. Jadi lebah seolah-olah menjadi perantara flavonoid dengan manusia dan hewan. Senyawa flavonoid yang ditemukan pada EEP antara lain betulinol, quersetin, isovanilin, galangin, isalpinin, kaemferol, rhamnetin, isohmnetin, pinocembrin, pinostrobin dan pinobaksin.

Saat ini propolis tersedia dalam bentuk tablet, salep, kapsul, krim, dll.
Penggunaan propolis bisa pada orang sehat maupun sakit. Pada orang sehat penggunaan propolis dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Sedangkan pada orang yang sedang sakit penggunaannya bila digabungkan dengan obat sintesis bisa meningkatkan efeknya misalnya bisa meningkatkan efek penisilin.
(Sumber : Jacobs Caal, Natural Product from Bee, 1991 dan sumber lain)***

Oleh: Wiwin Winingsih, SSi., Apt., Dosen Farmasi Universitas Garut. Mahasiswa Program Pascasarjana Departemen Farmasi ITB.

Sumber: pikiran rakyat

Fakta Thibbun Nabawi: Habbatus Sauda, Madu, dan Minyak Zaitun

Fakta Thibbun Nabawi: Habbatus Sauda, Madu, dan Minyak Zaitun

Penyusun: Ummu Hajar
Saudariku, tahukah kalian bahwa penyakit itu ada dua macam, penyakit hati dan penyakit jasmani? Kedua penyakit itu disebutkan dalam Al-Qur’an. Klasifikasi jenis penyakit ini mengandung hikmah ilahi dan kemukjizatan yang hanya bisa dicapai oleh kalangan medis di pertengahan abad ke-18. Sesungguhnya iman kepada Allah dan para Rasul, yaitu aqidah yang tertanam dalam hati, merupakan solusi pengobatan yang terpenting bagi hati, yakni bagi penyakit jiwa. Sedangkan untuk penyakit jasmani, kita bisa menengok metode pengobatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Istilah Thibbun Nabawi dimunculkan oleh para dokter muslim sekitar abad ke-13 M untuk menunjukkan ilmu-ilmu kedokteran yang berada dalam bingkai keimanan pada Allah, sehingga terjaga dari kesyirikan, takhayul dan khurofat.
1. Habbatus Sauda’ atau Jinten Hitam atau Syuwainiz
Imam Bukhari meriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha. bahwa ia pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya: “Sungguh dalam habbatus sauda’ itu terdapat penyembuh segala penyakit, kecuali as-sam.” Saya bertanya, “Apakah as-sam itu?” Beliau menjawab, “Kematian”. Habbatus sauda’ berkhasiat mengobati segala jenis penyakit dingin, bisa juga membantu kesembuhan berbagai penyakit panas karena faktor temporal. Biji habbatus sauda’ mengandung 40% minyak takasiri dan 1,4% minyak atsiri, 15 jenis asam amino, protein, Ca, Fe, Na dan K. kandungan aktifnya thymoquinone (TQ), dithymouinone (DTQ), thymohydroquimone (THQ) dan thymol (THY). Telah terbukti dari berbagai hasil penelitian ilmiah bahwa habbatus sauda’ mengaktifkan kekebalan spesifik/kekebalan didapat, karena ia meningkatkan kadar sel-sel T pembantu, sel-sel T penekan, dan sel-sel pembunuh alami. Beberapa resep penggunaan dan manfaat habbatus sauda’:
1. Ditumbuk, dibuat adonan dangan campuran madu, kemudian diminum setelah dicampur air panas, diminum rutin berhari-hari: menghancurkan batu ginjal dan batu kandung kencing, memperlancar air seni, haid dan ASI.
2. Diadon dengan air tepung basah atau tepung yang sudah dimasak, mampu mengeluarkan cacing dengan lebih kuat.
3. Minum minyaknya kira-kira sesendok dicampur air untuk menghilangkan sesak napas dan sejenisnya.
4. Dimasak dengan cuka dan dipakai berkumur-kumur untuk mengobati sakit gigi karena kedinginan.
5. Digunakan sebagai pembalut dicampur cuka untuk mengatasi jerawat dan kudis bernanah.
6. Ditumbuk halus, setiap hari dibalurkan ke luka gigitan anjing gila sebagian dua atau tiga kali oles, lalu dibersihkan dengan air.
Untuk konsumsi rutin menjaga kesehatan, sebaiknya dua sendok saja. Sebagian kalangan medis menyatakan bahwa terlalu banyak mengkonsumsinya bisa mematikan.
2. Madu atau ‘Asl
“Dari perut lebah itu keluar cairan dengan berbagai warna, di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia.” (QS. An-Nahl: 69)
Beberapa hasil penelitian tentang madu:
a. Bakteri tidak mampu melawan madu
Dianjurkan memakai madu untuk mengobati luka bakar. Madu memiliki spesifikasi anti proses peradangan (inflammatory activity anti)
b. Madu kaya kandungan antioksidan
Antioksidan fenolat dalam madu memiliki daya aktif tinggi serta bisa meningkatkan perlawanan tubuh terhadap tekanan oksidasi (oxidative stress)
c. Madu dan kesehatan mulut
Bila digunakan untuk bersikat gigi bisa memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi, mengobati sariawan dan gangguan mulut lain.
d. Madu dan kulit kepala
Dengan menggunakan cairan madu berkadar 90% (madu dicampur air hangat) dua hari sekali di bagian-bagian yang terinfeksi di kepala dan wajah diurut pelan-pelan selama 2-3 menit, madu dapat membunuh kutu, menghilangkan ketombe, memanjangkan rambut, memperindah dan melembutkannya serta menyembuhkan penyakit kulit kepala.
e. Madu dan pengobatan kencing manis
Madu mampu menurunkan kadar glukosa darah penderita diabetes karena adanya unsure antioksidan yang menjadikan asimilasi gula lebih mudah di dalam darah sehingga kadar gula tersebut tidak terlihat tinggi. Madu nutrisi kaya vitamin B1, B5, dan C dimana para penderita diabetes sangat membutuhkan vitamin-vitamin ini. Sesendok kecil madu alami murni akan menambah cepat dan besar kandungan gula dalam darah, sehingga akan menstimulasi sel-sel pankreas untuk memproduksi insulin. Sebaiknya penderita diabetes melakukan analisis darah dahulu untuk menentukan takaran yang diperbolehkan untuknya di bawah pengawasan dokter.
f. Madu mencegah terjadinya radang usus besar (colitis), maag dan tukak lambung
Madu berperan baik melindungi kolon dari luka-luka yang biasa ditimbulkan oleh asam asetat dan membantu pengobatan infeksi lambung (maag). Pada kadar 20% madu mampu melemahkan bakteri pylori penyebab tukak lambung di piring percobaan.
g. Selain itu madu amat bergizi, melembutkan sistem alami tubuh, menghilangkan rasa obat yang tidak enak, membersihkan liver, memperlancar buang air kecil, cocok untuk mengobati batuk berdahak. Buah-buahan yang direndam dalam madu bisa bertahan sampai enam bulan.
Madu terbaik adalah yang paling jernih, putih dan tidak tajam serta yang paling manis. Madu yang diambil dari daerah gunung dan pepohonan liar memiliki keutamaan tersendiri daripada yang diambil dari sarang biasa, dan itu tergantung pada tempat para lebah berburu makanannya.
3. Minyak Zaitun
“Konsumsilah minyak zaitun dan gunakan sebagai minyak rambut, karena minyak zaitun dibuat dari pohon yang penuh berkah.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Fungsi minyak zaitun:
1. Mengurangi kolesterol berbahaya tanpa mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat.
2. Mengurangi risiko penyumbatan (trombosis) dan penebalan (ateriosklerosis) pembuluh darah.
3. Mengurangi pemakaian obat-obatan penurun tekanan darah tinggi.
4. Mengurangi serangan kanker.
5. Melindungi dari serangan kanker payudara. Sesendok makan minyak zaitun setiap hari mengurangi risiko kanker payudara sampai pada kadar 45%.
6. Menurunkan risiko kanker rahim sampai 26%.
7. Pengkonsumsian buah-buahan, sayuran, dan minyak zaitun memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari kanker kolon.
8. Penggunaan minyak zaitun sebagai krim kulit setelah berenang melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma)
9. Berpengaruh positif melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi risiko tukak lambung.
10. Mengandung lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi manusia seperti yang terdapat dalam ASI.
11. Penggunaan sebagai minyak rambut mampu membunuh kutu dalam waktu beberapa jam saja.
Setiap penyakit itu ada obatnya, seperti hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya: “Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia menurunkan obatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Setiap kali Allah menurunkan penyakit, Allah pasti menurunkan penyembuhnya. Hanya ada orang yang mengetahuinya dan ada yang tidak mengetahuinya. Jauh sebelum ilmu pengetahuan berkembang pesat, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah mengetahui dan menerapkan pengobatan yang terbukti kemanjurannya.
Maraji:
1. Keajaiban Thibbun Nabawi, Aiman bin ‘Abdul Fattah
2. Metode Pengobatan Nabi SAW, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
***
Artikel www.muslimah.or.id